Breaking News:

Indonesia Sampaikan Belasungkawa Atas Bencana Topan Idai di Mozambik yang Menewaskan 446 Jiwa

Indonesia menyampaikan ucapan belasungkawa kepada pemerintah, korban, serta keluarga korban atas bencana Topan Idai di Afrika bagian Selatan.

zoom-inlihat foto Indonesia Sampaikan Belasungkawa Atas Bencana Topan Idai di Mozambik yang Menewaskan 446 Jiwa
ilustrasi topan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia menyampaikan ucapan belasungkawa kepada pemerintah, korban, serta keluarga korban atas bencana Topan Idai di Afrika bagian Selatan seperti Mozambik, Zimbabwe, dan Malawi.

Diketahui, topan dan banjir itu telah menghilangkan nyawa sekitar 446 jiwa dan ribuan orang harus mengungsi dari tempat tinggal mereka.

"Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan bela sungkawa yang mendalam kepada Pemerintah dan para korban serta keluarga korban musibah Topan Idai di Mozambik, Zimbabwe, dan Malawi, yang telah mengakibatkan ratusan orang meninggal dan kerusakan fisik yang parah," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri yang dikutip dari laman resmi Kemlu RI, Senin (25/3/2019).

Kemenlu RI terus melakukan koordinasi dengan KBRI Maputo, Mozambik dan KBRI Harare, Zimbabwe serta pemerintah setempat untuk mendapatkan perkembangan terkini.

"Sejauh ini tidak terdapat korban WNI dalam musibah tersebut," lanjut keterangan tersebut.

Indonesia akan terus memonitor perkembangan di Mozambik, Zimbabwe, dan Malawi dan menyampaikan kesiapan untuk membantu dalam proses pemulihan.

Bagi WNI yang membutuhkan bantuan, KBRI Maputo membuka hotline untuk Mozambik dan Malawi, di +258 84 214 4283.

Sedangkan untuk Zimbabwe, hotline KBRI Harare: +263739596206.

Topan Idai merupakan topan tropis yang mulai datang ke daerah Afrika bagian Selatan itu pada awal Maret lalu.

Kini PBB, Palang Merah Internasional serta sejumlah organisasi kemanusiaan lainnya, tengah berupaya membantu korban.

Palang Merah Internasional sendiri pada pekan lalu telah menggelontorkan dana darurat penanggulangan bencana sebesar Rp 4,8 miliar.

Banjir juga berisiko meningkatkan penyakit kolera dan penyakit lain yang ditularkan melalui air dan Correira.

Dikutip dari pemberitaan setempat, Pemerintah Mozambik siap membuka pusat perawatan kolera dan menghadapi wabah tersebut.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved