Ngajak Perang Rusia Untuk Ambil Kepulauan Northern, Politisi Jepang Dipecat

Maruyama sendiri dalam twitternya juga mengucapkan permintaan maaf dan mulai sekarang akan berjuang sebagai politisi independen di Jepang.

Ngajak Perang Rusia Untuk Ambil Kepulauan Northern, Politisi Jepang Dipecat
Richard Susilo
Permintaan maaf dari politisi Osaka Hodaka Maruyama (36) di twitternya 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Politisi Osaka, Hodaka Maruyama (36) dari Partai Restorasi, hari ini dipecat dengan tegas dari partainya karena mengucapkan keinginan perang dengan Rusia supaya bisa mengambil kepulauan Northern kembali ke Jepang dari Rusia.

"Kami minta maaf sedalamnya atas kejadian yang dilakukan anggota partai dan dia harus dihukum terkeras yaitu pengusiran ke luar partai," papar Ichiro Matsui Ketua Partai Restorasi Selasa ini mengomentari soal Maruyama anggota partainya.

Maruyama sendiri dalam twitternya juga mengucapkan permintaan maaf dan mulai sekarang akan berjuang sebagai politisi independen di Jepang.

Baca: Terkuak dari Hasil Autopsi Kasir Indomaret yang Dimutilasi, Polisi Pastikan Tidak Ada Hubungan Badan

Kejadian 11 Mei lalu saat kunjuungan ke kepulauan Northern di utara Jepang dekat Hokkaido, dikuasai Rusia dan selama bertahun-tahun diminta dikembalikan kepada Jepang tetapi ditolak Rusia.

Dalam kunjungan tersebut (11/5/2019) Maruyama menanyakan kepada Kepala Rombongan dan mantan anggota negosiasi kepulauan Northern Otsuka Kojima.

"Apakah anda mendukung perang untuk mengambil kepulauan Northern dari Rusia?" tanya Maruyama.

"Apa? Perang? Saya tak ingin menggunakan kata perang." tanggap Kojima.

"Kalau begitu kepulauan tak akan kembali ke Jepang," balas Maruyama.

Ungkapan Maruyama tersebut sejak Minggu lalu menjadi topik sangat populer di Jepang karena sejak puluhan tahun lalu, tak pernah terucap kata dan ajakan perang dari politisi Jepang, baru sekarang terungkap lagi.

Anggota parlemen (DPRD) Osaka ini mulai menjabat sejak 18 Desember 2012 dan mulai hari ini dia menjabat sebagai independen tidak lagi mewakili partai mana pun di Jepang.

Kelahiran kota Sakai Osaka 10 Januari 1984 dengan tinggi badan 176 cm golongan darah A berat 65 kg tersebut mengakui saat mengucapkan tersebut dalam keadaan mabuk.

Lulusan Universitas Tokyo jurusan fakultas ekonomi punya hobi mendaki gunung dan ke onsen (pemandian air panas alam Jepang), serta memiliki kesukaan makanan takoyaki serta kare rice.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved