Breaking News:
BBC

DPR: Anggota parlemen Swedia tak dapat tunjangan mobil, tanpa tunjangan keluarga dan tinggal di apartemen sempit

Para anggota DPR di Swedia tak mendapat uang tunjangan mobil, tanpa tunjangan keluarga, tak punya staf atau tenaga ahli dan tinggal di apartemen

Di sejumlah negara, selain mendapatkan tunjangan kendaraan, para anggota DPR juga mendapatkan rumah dinas.

Di Swedia, rumah dinas yang berbentuk apartemen sempit, dan hanya diperuntukkan bagi anggota yang berasal dari luar Stockholm.

Anggota DPR Per-Arne Hakansson mengatakan apartemen yang ia tempati hanya punya satu kamar dengan luas keseluruhan tak lebih dari 46 meter persegi.

Apartemen untuk para anggota DPR
Claudia Wallin
Apartemen milik negara yang dipakai oleh para anggota DPR. Anggota keluarga yang ingin menginap harus membayar.

Apartemen yang ditempati Hakansson termasuk lapang.

Properti milik negara biasanya berbentuk studio --jenis apartemen tak berkamar-- dengan ukuran sekitar 16 meter persegi.

Di studio ini hanya ada satu tempat tidur. Tidak ada mesin cuci atau mesin pencuci piring.

Penginapan hanya diperuntukkan untuk anggota DPR. Pasangan atau anggota keluarga yang menginap harus membayar.

Jika pasangan ingin tinggal di properti ini, ia harus membayar setengah dari biaya sewa, yang uangnya masuk ke kas negara.

Kafetaria di gedung DPR
Claudia Wallin
Tidak ada kopi gratis bagi anggota di kafetaria gedung DPR di Stockholm.

"Tunjangan hanya semata-mata untuk anggota DPR, bukan untuk pasangan atau anggota keluarga yang lain," kata pejabat parlemen Anna Aspegren.

Jika tak ingin tinggal di apartemen mungil ini, para anggota boleh menyewa properti lain dengan syarat uang sewanya tak melebihi US$820 (Rp11,6 juta) per bulan.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved