AS Umumkan Bantuan Militer untuk Ukraina Senilai 250 Juta Dollar AS

Militer Ukraina akan memperoleh sejumlah peralatan militer, seperti senapan sniper, peluncur granat, sistem radar anti-baterai

AS Umumkan Bantuan Militer untuk Ukraina Senilai 250 Juta Dollar AS
RT.COM
Amerika Serikat (AS) akan memberikan bantuan peralatan dan pelatihan militer senilai USD 250 juta kepada Ukraina, seperti yang disampaikan pihak Pentagon. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) akan memberikan bantuan peralatan dan pelatihan militer senilai USD 250 juta kepada Ukraina, seperti yang disampaikan pihak Pentagon.

Angkatan Laut dan Marinir Ukraina akan berada diantara mereka yang menerima manfaat tersebut.

Militer Ukraina akan memperoleh sejumlah peralatan militer, seperti senapan sniper, peluncur granat, sistem radar anti-baterai, peralatan night vision serta perangkat telekomunikasi.

Alat-alat itu tampaknya sesuai dengan apa yang selama ini telah diterima Ukraina dari AS, sebagai bentuk bantuan militer sejak tahun-tahun sebelumnya.

Dikutip dari laman Russia Today, Rabu (19/6/2019), Pentagon mengatakan bahwa sejak 2014 lalu, paket tersebut telah membawa total bantuan keamanan AS ke Ukraina senilai USD 1,5 miliar.

Bantuan diberikan sejak berlangsungnya kudeta yang didukung AS untuk menggulingkan pemerintah terpilih Ukraina saat itu. 

Baca: BW Sempat Teriaki dan Usir Tim Hukum KPU Saat Cekrek-cekrek di Luar Ruang Sidang

Bantuan dari AS bukan tanpa sebab, Ukraina telah menuduh musuh mereka, Rusia yang memulai konflik dengan meminta bantuan militer dari negara-negara Barat.

Kini di bawah pemerintahan Presiden AS Donald Trump, bantuan AS pun meningkat. Karena Trump setuju menyediakan senjata mematikan yang lebih canggih untuk Ukraina. 

Baca: Kepergok Pelesiran ke Toko Bangunan, Setya Novanto Ternyata Melarikan Diri

Seperti penyediaan rudal anti-tank, sebuah langkah yang tidak akan diambil pendahulunya di Gedung Putih.

Pengumuman pemberian bantuan militer tersebut muncul di tengah masa transisi untuk menyambut Presiden baru Ukraina Volodymyr Zelensky yang mengkampanyekan janji untuk memberantas korupsi dan membawa perdamaian di negara itu.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved