Indonesia Bahas Perkembangan Transportasi di Sidang Asean Stom ke-47 dan Asean-UE Stod ke-3

Indonesia melalui Kementerian Perhubungan kembali menunjukan peran aktifnya di dunia Internasional khususnya pada forum regional dengan menghadiri 2 (

Indonesia Bahas Perkembangan Transportasi di Sidang Asean Stom ke-47 dan Asean-UE Stod ke-3
Kemenhub
Indonesia Bahas Perkembangan Transportasi di Sidang Asean Stom ke-47 dan Asean-UE Stod ke-3. 

Lusi menyampaikan, pada Joint Task Force Meeting tersebut, Indonesia dan Malaysia telah menyepakati bahwa yang menjadi masalah utama dalam penyelenggaraan rute RoRo Dumai-Melaka adalah transportasi jalan.

Oleh karena itu, lanjut Lusi, telah disepakati untuk membentuk Sub-Komite guna membahas masalah tersebut dengan menunjuk Divisi Maritim Ministry of Transportation Malaysia sebagai Sekretariat untuk menyusun Term of Reference serta memantau perkembangan dari pertemuan-pertemuan Sub-Komite.

Lebih lanjut, di bawah payung Task Force Sub-Komite Roro Dumai-Melaka, lembaga-lembaga yang bertanggung jawab terhadap transportasi jalan di Malaysia, akan mendiskusikan lebih lanjut permasalahan regulasi, spesifikasi dan jenis kendaraan, standar pengemudi, prosedur operasi, perizinan, serta pergerakan area kendaraan dan penanganan penumpang.

“Sub-Komite juga akan meninjau dampak penerapan rute RoRo Dumai-Melaka ini terhadap operator lokal. Dan yang terakhir, Sub-Komite akan membuat kesimpulan hasil diskusi terkait SOP dan perjanjian untuk dapat memungkinkan perpindahan kendaraan pribadi antara Malaysia dan Indonesia serta sebaliknya,” jelas Lusi.

Pertemuan pertama Sub-Committee of RoRo Melaka-Dumai Task Force Meeting ini, lanjut Lusi, akan diselenggarakan pada bulan Juli tahun 2019 dengan Indonesia sebagai tuan rumah.

“Kita berharap rute RoRo Dumai-Melaka ini dapat dioperasikan pada awal tahun 2020 mendatang,” pungkas Lusi. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved