Sekolah Jepang di Narita Ini Targetkan Warga Indonesia Mau Belajar Bahasa Untuk Masa Depannya

"Kita tahu pelajar Indonesia sangat rajin belajar dan bekerja, karakternya juga baik, penuh senyum, kami senang dengan mereka

Sekolah Jepang di Narita Ini Targetkan Warga Indonesia Mau Belajar Bahasa Untuk Masa Depannya
Richard Susilo
Kepala Sekolah Sekolah bahasa Jepang AIT Eriko Seki (kiri) dan Pemilik sekolah AIT Shigehiro Ito (kanan) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sekolah Jepang yang cukup besar, sekolah bahasa Jepang AIT yang buka 11 April 2017 mengejar target kepada pelajar Indonesia yang mau belajar bahasa Jepang di Jepang khususnya di markasnya dekat bandara internasional Narita.

"Kita tahu pelajar Indonesia sangat rajin belajar dan bekerja, karakternya juga baik, penuh senyum, kami senang dengan mereka," papar Pemilik sekolah AIT Shigehiro Ito, khusus kepada Tribunnews.com Rabu ini (19/6/2019).

Itulah sebabnya saat ini sekolah bahasa Jepang yang cukup besar itu sangat agresif sekali mencari pelajar Indonesia yang mau belajar di Narita, karena citra orang Indonesia yang baik tersebut.

Sementara lokasi sekolah bukan hanya dekat dengan bandara internasional Narita tetapi juga dekat dengan pusat wisata yang sangat bervariasi dan menarik serta banyak di sekitar Narita perfektur Chiba itu.

Biaya sekolah seperti sekolah bahasa Jepang lainnya di Jepang yang standar. Satu tahun enam bulan biayanya sekitar 1,1 juta yen termasuk segalanya.

Sementara sekolah lain yang murah biasanya sengaja dibuat demikian untuk menjebak pelajar masuk ke Jepang dulu. Setelah masuk ke Jepang akan muncul pula uang berbagai hal, tambah ini tambah itu, sehingga akhirnya jadi mahal. Tetapi pelajar yang sudah masuk ke Jepang bersekolah akhirnya tak bisa apa-apa karena sudah terlanjur kepalang basah.

"Biaya sekolah ini pada hakekatnya standar seperti di sekolah bahasa Jepang lainnya dan tak ada uang lainnya setelah membayar uang tersebut," ungkapnya lagi.

Tentu saja untuk sewa rumah adalah hal lain terpisah dan di sekitar sekolah itu banyak tempat persewaan rumah atau kos untuk para pelajarnya.

Ketika Tribunnews.com menuju sekolah tersbeut ternyata hanya 17 menit saja berjalan kaki dari stasiun kereta api Narita, cukup dekat dengan pemandangan sekitar yang alamiah yang segar dan indah serta asri.

Halaman
123
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved