Breaking News:
Deutsche Welle

Pertemuan "Bersejarah" di Zona Demiliterisasi Korea

Korea Utara pada Senin (1/7) memuji pertemuan akhir pekan antara Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump di Zona Demiliterisasi.…

Shin Beom-chul, pengamat politik di Asan Institute of Policy Studies mengatakan, laporan-laporan KCNA adalah "propaganda khas Korea Utara yang memuliakan Kim sebagai tokoh yang memimpin perubahan besar dalam geopolitik".

"Tujuannya adalah untuk memulihkan status Kim yang rusak setelah dia kembali dari KTT Hanoi dengan tangan kosong," tambah Shin.

Para pengamat memberi analisa beragam. Beberapa mengatakan mereka mendorong momentum baru itu ke arah perundingan nuklir dengan hasil yang lebih konkret, sementara yang lain menggambarkan pertremuan itu hanya sebagai "drama reality show".

Pertemuan antara Trump dan Kim pertama kali berlangsung di Singapura tahun lalu, tetapi hanya menghasilkan janji-janji umum tentang denuklirisasi. Pertemuan kedua di Vietnam pada Februari lalugagal menyepakati langkah denuklirisasi dan agenda pencabutan sanksi sebagai imbalannya.

Setelah pertemuan mendadak di Panmunjon, Donald Trump mengatakan delegasi tinggi AS dan Korea Utara akan segera melakukan pertemuan untuk membahas langkah-langkah selanjutnya. Trump berkunjung ke Korea Selatan usai menghadiri KTT G20 di Osaka, Jepang.

hp/vlz (afp, rtr, ap)

Sumber: Deutsche Welle
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved