Pengusaha Batu Bara AS Tewas Saat Helikopter yang Ditumpanginya Jatuh di Bahama

Dilaporkan Register-Herald, helikopter tersebut sedang menuju Fort Lauderdale, Florida saat kecelakaan terjadi.

NNN
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, BAHAMA - Sebuah kecelakaan helikopter terjadi di wilayah Bahama, di kepulauan Karibia, pada Kamis (4/7/2019), menewaskan tujuh orang, termasuk seorang miliarder dan putrinya.

Chris Cline, seorang miliarder batu bara asal Virginia Barat, dilaporkan menjadi salah satu penumpang helikopter nahas itu, bersama dengan salah satu putrinya, Kameron (22).

Insiden kecelakaan helikopter itu terjadi pada Kamis (4/7/2019), sekitar pukul 02.00 dini hari, tak lama setelah lepas landas dari Grand Cay di Bahama.

Demikian diberitakan Register-Herald. Kecelakaan terjadi satu hari sebelum ulang tahun Chris Cline yang ke-61. Helikopter itu jatuh dan tenggelam di perairan sekitar tiga kilometer dari pulau pribadinya.

Baca: Robert Rene Alberts Akui Lembeknya Lini Pertahanan Persib Saat Dikalahkan Persebaya

Baca: Tes Kepribadian dari Jenis Sepatu Favorit, Bisa Ketahui Karakter Unikmu

Baca: PKB Minta Jatah Kursi Menteri dalam Kabinet Jokowi Dipisah dengan NU

Baca: Nikita Mirzani Mengaku Santai Dilaporkan 40 Pengacara dari Tim Kehormatan Pembela Profesi Advokat

"Kami semua sangat sedih mengumumkan kematian ayah kami tercinta, Chris, dan saudara perempuan kami, Kameron."

"Kehilangan ini akan sangat dirasakan oleh semua orang yang beruntung karena telah mengenal mereka," kata pihak keluarga korban dalam pernyataan resminya kepada WSAZ News.

"Chris merupakan salah satu putra terbaik dari Virginia Barat, asli Amerika, penuh keberanian, berintegritas, cerdas, dan humoris."

"Dia pernah berwasiat bahwa harapan dan impian kita akan dapat tercapai saat kita percaya dan berkomitmen untuk mencapainya," lanjut pernyataan keluarga.

"Sedangkan saudara perempuan kami, Kameron, adalah cahaya terang bagi semua orang yang mengenalnya. Dia penuh kasih sayang, cerdas, dan penuh sukacita, serta antusiasme untuk orang lain."

"Warisan dan inspirasi mereka akan terus hidup melalui kita semua. Kami mencintai dan merindukan mereka, tetapi terhibur karena tahu mereka ada bersama Tuhan sekarang. Kami mengharap doa dan privasi selama masa berkabung," lanjut pernyataan keluarga.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved