BBC

Sebut pemerintahan Trump 'tidak kompeten' dalam surel bocor, dubes Inggris berada di tengah pusaran diplomatik AS-Inggris

Surat elektronik yang bocor ke media tentang penilaiannya terhadap pemerintahan Presiden Trump telah memaksa Duta Besar Inggris untuk Amerika

Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat Sir Kim Darroch mengundurkan diri dari posisinya hari Kamis (10/07) menyusul bocornya surat elektronik rahasianya ke tangan media.

Surat elektronik yang bocor pada akhir pekan itu mengkiritik pemerintahan Presiden Donald Trump dan menyebut Gedung Putih sebagai "ceroboh dan tidak kompeten".

Surat ini bocor ke surat kabar Mail on Sunday, dan segera mendapat tanggapan luas, termasuk dari Donald Trump yang menyatakan "kita tak akan berurusan dengannya", mengacu kepada Kim Darroch.

Trump juga menyebutnya "pria yang sangat bodoh".

Penyelidikan resmi dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri Inggris. Parlemen juga meminta adanya penyelidikan resmi dari kepolisian di tengah kemarahan akan hubungan diplomatik yang memburuk ini.

Pengunduran Kim Darroch terjadi tiga hari sesudah kebocoran surelnya ini.

Dalam suratnya kepada Menteri Luar Negeri, Darroch menyatakan bahwa "tak mungkin" baginya untuk terus mengemban tugas di posisinya tersebut.

Apa sesungguhnya kebocoran ini dan apa kemungkinan akibatnya?

Kebocoran atau peretasan?

Kementerian Luar Negeri Inggris berulang kali menyebut peristiwa ini sebagai "kebocoran" alih-alih "peretasan". Awalnya, insiden ini digambarkan sebagai "kejahatan" tetapi Kemenlu baru meluncurkan pertanyaan resmi hari Minggu (07/07).

Menteri Negara Urusan Eropa dan Amerika Alan Duncan membantah bahwa terungkapnya surel ini bagian dari konspirasi atau "rencana Brexit" dan menyebut kebocoran itu "tercela", sembari menambahkan bahwa "premis pertama kebocoran itu berasal dari dalam".

Halaman
12
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved