BBC

Pelecehan seksual yang dialami anak penyintas gempa dan tsunami Palu: Percobaan perkosaan sampai pengintipan di kamar mandi

Setiap harinya, anak dan perempuan penyintas gempa dan tsunami Palu di Sulawesi Tengah, harus berhadapan dengan kekerasan dan pelecehan seksual,

Setiap harinya, anak dan perempuan penyintas gempa dan tsunami Palu di Sulawesi Tengah, harus berhadapan dengan kekerasan dan pelecehan seksual, mulai dari percobaan perkosaan, hingga yang paling kecil, pengintipan di kamar mandi.

Ini membuat anak dan perempuan penyintas gempa dan tsunami menjadi kelompok yang paling rentan di pengungsian. Salah satu alasannya, kondisi kamar mandi di pengungsian yang tidak ramah perempuan.

Salah satu anak, Intan (bukan nama sebenarnya) menuturkan pengalaman yang dia alami di kamar mandi di kamp pengungsian.

"Kejadiannya pagi hari pas saya mau berangkat sekolah, kan saya mengantri mandi. Orang itu sudah lama di dalam WC, sudah hampir satu jam, tapi tak keluar-keluar. Sudah mau empat orang selesai dia belum ada keluar-keluar," tutur Intan mengawali kisahnya.

"Pas saya masuk, saya menghadap ke sebelah kiri, saya lihat tangannya itu orang di bawah, masuk dengan cermin pas saya buka celana. Pas itu saya pakai ulang celanaku, pergi ke luar ulang saya," lanjutnya kemudian.

Perasaannya campur aduk kala itu, antara marah, panik dan jengkel.

Begitu keluar dari kamar mandi, sambil gemetar menahan amarah, dia langsung meminta orang yang dia sebut baintip (mengintip) itu keluar dari kamar mandi. Namun, orang itu urung keluar.

"Saya tendang-tendang itu pintu orang yang di sebelah, tapi dia tak mau juga keluar-keluar. Saya berteriak-teriak sampai ada kata-kata kotor saya keluarkan di mulutku," ungkap Indri menggambarkan kejengkelannya kala itu.

Pelecehan seksual semacam itu tidak hanya dialami oleh Intan.

Kelompok Perjuangan Kesetaraan Perempuan Sulawesi Tengah (KPKP-ST) yang ikut memberi pendampingan kepada anak-anak dan remaja di enam lokasi pengungsian di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, mencatat setidaknya ada lebih dari 20 kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang dialami anak dan perempuan penyintas gempa.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved