Korut Akui Peluncuran Rudal Terbaru Mereka 'Peringatan' untuk 'Penghasut Perang Korsel'

Bahkan peluncuran tersebut diamati langsung oleh Pemimpin Tertinggi Korut Kim Jong Un, seperti yang dilaporkan kantor berita Korsel, Yonhap.

Korut Akui Peluncuran Rudal Terbaru Mereka 'Peringatan' untuk 'Penghasut Perang Korsel'
Metro UK
Kim Jong Un Diberitakan Menceburkan Jenderalnya ke Tanki Penuh Ikan Piranha karena Rencanakan Kudeta 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, PYONGYANG - Korea Utara (Korut) mengumumkan bahwa peluncuran rudal terbaru mereka pada Kamis waktu setempat, merupakan 'peringatan' bagi 'penghasut perang Korea Selatan (Korsel)'.

Bahkan peluncuran tersebut diamati langsung oleh Pemimpin Tertinggi Korut Kim Jong Un, seperti yang dilaporkan kantor berita Korsel, Yonhap.

Dikutip dari laman Sputnik News, Jumat (26/7/2019), Kim dikabarkan meminta Korsel untuk menunda pengiriman senjata baru dan menunda kegiatan latihan militer mereka.

Sementara kantor berita Korut, KCNA mengatakan bahwa Pemimpin DPRK sengaja mendemonstrasikan 'senjata pemandu taktis baru' pada Kamis kemarin sebagai 'ultimatum keras' bagi 'penghasut perang Korsel'.

Baca: Presiden Trump Saja Bisa Berdamai dengan Kim Jong Un, Masak Jokowi-Prabowo Gak Bisa

Baca: Febri Hariyadi Salah Satunya, 3 Nama Pemain Persib Jadi Sorotan Bek Bali United

Baca: Tertangkap Satu Hari setelah Jefri Nichol, Sosok Sutradara RE alias Robby Ertanto

Hal itu dilakukan di tengah kelanjutan latihan militer bersama dan pengembangan senjata teknologi tinggi.

"Kami 'dipaksa' untuk terus mengembangkan sistem senjata super kuat untuk menghilangkan potensi dan ancaman langsung terhadap keamanan nasional kami di Selatan," kata Kim, Jumat (26/7/2019), seperti yang disampaikan KCNA.

Perlu diketahui, pada Kamis kemarin, Korut melakukan uji coba rudal pertamanya sejak Kim dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sepakat untuk melanjutkan langkah-langkah menuju denuklirisasi Semenanjung Korea, pada bulan lalu.

Mengutip pernyataan Pejabat Presiden Korsel Cheong Wa Dae, kantor berita Yonhap melaporkan bahwa dua rudal diluncurkan dari Semenanjung Hodo Korut pada pukul 05.34 dan 05.57 waktu setempat.

Dua rudal itu disebut-sebut merupakan jenis baru rudal balistik jarak pendek.

Rudal pertama terbang sejauh 430 kilometer, sementara rudal kedua menempuh jarak 690 kilometer.

Kedua proyektil itu pun mendarat di Laut Jepang.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved