BREAKING NEWS: Video Penembakan Brutal di Festival Kuliner AS, Warga Berhamburan, Korban Berjatuhan

Tiga orang terbunuh dan 15 orang lainnya terluka setelah seorang bersenjata menyerang sebuah festival kuliner di California.

BREAKING NEWS: Video Penembakan Brutal di Festival Kuliner AS, Warga Berhamburan, Korban Berjatuhan
Capture Youtube NBC News
Warga berlarian diberondong peluru pada sebuah festival kuliner di California, Amerika Serikat (AS). 

TRIBUNNEWS.COM, AS  - Tiga orang terbunuh dan 15 orang lainnya terluka setelah seorang bersenjata menyerang sebuah festival kuliner di California, Amerika Serikat (AS).

Pria bersenjata itu ditembak mati oleh polisi tidak lama setelah dia mulai memuntahkan peluru, walaupun polisi tengah menyelidiki beberapa laporan bahwa tersangka kedua kemungkinan masih buron.

The Gilroy Garlic Festival (Festival Bawang Putih Gilroy) akan berakhir pada Minggu malam, ketika tembakan dilepaskan ke lokasi tersebut.

Ada "seorang pria kulit putih berumur 30-an tahun melepaskan tembakan dengan senapannya," ungkap saksi mata Julissa Contreras kepada NBC.

Tersangka masuk ke lokasi tersebut setelah menerobos pagar pembatas, kata Kepala Polisi Gilroy, Scot Smithee, kepada wartawan.

Baca: Pro dan Kontra Paskibraka Putri yang Kabarnya Tak Lagi Pakai Rok Tapi Celana Panjang

Baca: 5 Kasus Pernikahan Sedarah yang Pernah Menghebohkan Dunia, Seorang Ayah Nikahi Anak Kandungnya

Dia mengatakan saksi melaporkan bahwa tersangka kedua kemungkinan terlibat dalam insiden itu untuk membantu tersangka utama.

Aparat kepolisian sudah berada di lokasi dan merespon insiden penembakan itu dalam waktu kurang dari satu menit, Smithee menambahkan.

Video yang diunggah di media sosial memperlihatkan orang-orang melarikan diri dari lokasi festival, yang terletak sekitar 48km dari selatan San Jose.

"Apa yang terjadi?" seorang perempuan bertanya dalam video, "siapa yang melakukan penembakan di festival bawang putih?"

"Kami tidak bisa merasa lebih buruk," Brian Bowe, direktur eksekutif festival, mengatakan pada konferensi pers pada Minggu. "Hanya hal yang mengerikan untuk dialami."

Halaman
123
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved