Breaking News:

Warna Laut Seketika Memerah ketika Puluhan Paus Disembelih untuk Langgengkan Tradisi

Dalam satu pemandangan yang mengerikan, seekor anak sapi yang belum lahir dipotong dari rahim ibunya yang sudah mati, di dermaga di Kepulauan Faroe.

dok. Sea Shepherd UK
Dalam satu pemandangan yang mengerikan, seekor anak sapi yang belum lahir dipotong dari rahim ibunya yang sudah mati, di dermaga di Kepulauan Faroe. 

TRIBUNNEWS.COM - Warna laut berubah merah karena darah yang bercucuran ketika 23 paus disembelih oleh sekelompok manusia, Mirror melaporkan pada Senin (5/8) kemarin.

Dalam satu pemandangan yang mengerikan, seekor anak paus yang belum lahir dipotong dari rahim ibunya yang sudah mati di dermaga di Kepulauan Faroe.

Anak-anak kecil dapat dilihat dalam foto sedang melihat hewan-hewan yang berlumuran darah dan turis mengambil foto hanya beberapa meter dari paus yang mati.

Penduduk di Kepulauan Faroe, wilayah otonomi Kerajaan Denmark, menjalankan tradisi berusia berabad-abad yang mengerikan ini untuk membantu memberi makan penduduk pulau Atlantik yang terpencil selama musim dingin.

Mereka mengklaim tradisi itu sudah turun temurun dan diatur oleh hukum.

Meski begitu, banyak kelompok pecinta hewan yang menentang, mengatakan itu tidak manusiawi dan ingin perburuan itu segera dilarang. HALAMAN SELANJUTNYA==>

Penulis: Yoyok Prima Maulana
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved