Kelihatan Megah dengan Pawai Arak-arakan, Namun Dibalik Kostum Gajah Ini Menyimpan Pilu

Gajah betina bernama Tikiri ini dipaksa berjalan bermil-mil jauhnya dengan ditutupi kostum gemerlap warna-warni.

Kelihatan Megah dengan Pawai Arak-arakan, Namun Dibalik Kostum Gajah Ini Menyimpan Pilu
Mirror/Lek Chailert
Hanya Demi Pawai Megah, Dibalik Kostum Gemerlap Gajah Ini Tersimpan Fakta Menyedihkan 

TRIBUNNEWS.COM - Bumi bukan hanya milik manusia saja.

Ada hewan dan tumbuhan yang juga berhak menempati dan hidup layak di muka bumi.

Hanya saja manusia diberi porsi lebih banyak dalam mengurus apa yang ada di bumi karena diberi kelebihan berupa akal pikiran berbanding dengan insting milik binatang.

Mengutip Mirror, Rabu (14/8/2019) namun terkadang ada manusia yang tak menggunakan akal pikirannya hanya demi meraup prestise semata tapi mengorbankan kehidupan layak binatang.

Seekor gajah berusia 70 tahun menjadi korban eksploitasi manusia.

Gajah betina bernama Tikiri ini dipaksa berjalan bermil-mil jauhnya dengan ditutupi kostum gemerlap warna-warni.

Tikiri diikutsertakan bersama 60 gajah lainnya dalam sebuah festival keagamaan di Esala Perahera, Kandy, Sri Lanka.

Gajah tua itu didandani sedemikan rupa dan selama 10 malam tanpa henti mengikuti berbagai rangkaian festival.

Rupanya penderitaan Tikiri jauh lebih sengsara sebelum mengikuti festival ini.

Baca Selengkapnya

Penulis: Grid Network
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved