Dilarang AS Beli F-35, Turki Lirik Sukhoi 35 Buatan Rusia

Erdogan mengisyaratkan bahwa pihaknya tertarik untuk bekerja sama lebih erat dengan Negeri "Beruang Merah".

Dilarang AS Beli F-35, Turki Lirik Sukhoi 35 Buatan Rusia
Tribunnews/Malvyandie Haryadi
Jet tempur F-35 Lightning II dipamerkan dalam ajang Paris Air Show 2019 di Le Bourget, Paris, Prancis, Senin (17/6/2019). F-35 Lightning II adalah hasil pengembangan dari pesawat X-35 dalam program Joint Strike Fighter. Pesawat ini adalah pesawat tempur supersonik berkursi tunggal, bermesin tunggal, yang dapat melakukan banyak fungsi, antara lain pertempuran udara-ke-udara, dukungan udara jarak dekat, dan pengeboman taktis. Pameran kedirgantaraan Paris Air Show 2019 berlangsung 17-23 Juni 2019. Tribunnews/Malvyandie Haryadi 

TRIBUNNEWS.COM, ANKARA - Turki menyatakan bakal mencari pengganti jet tempur F-35 buatan Amerika Serikat ( AS), sehari setelah berjanji bakal meningkatkan kerja sama pertahanan dengan Rusia.

Pada Juli lalu, AS mengumumkan Turki dicoret dari program jet tempur F-35 setelah mereka membeli sistem pertahanan rudal S-400 yang diproduksi Kremlin.

"Kami butuh jet tempur. Jika kami tak bisa membelinya, maka kami akan mencari pengganti lain," tegas Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu saat berkunjung ke Estonia.

Dilansir AFP Rabu (28/8/2019), Ankara menyebut keputusan AS yang mencoret mereka dari program senjata termahal dalam sejarah Negeri "Uncle Sam" itu tidak adil.

Baca: Potret Lawas Al Ghazali dan Adi Pradana, Korban Pembunuhan Berencana di Sukabumi Pernah 1 Kelas

Baca: Megawati Menitikan Air Mata Kenang Pesan Bung Karno untuk Perdamaian Korea

Baca: Siapa Elza Syarief, Sosok Pengacara Sajad Ukra yang Dilabrak Nikita Mirzani di Acara Hotman Paris

Adapun Washington menerangkan mereka sudah berkali-kali menyatakan bahwa jet tempur F-35 tidak bisa menyatu dengan S-400 yang disebut media intelijen Rusia.

Turki sudah mengatakan mereka akan menempatkan sistem pertahanan rudal S-400 pada April 2020. Adapun fase pengiriman kedua dimulai pada Selasa (27/8/2019).

Turki sendiri telah memesan 100 unit jet tempur F-35, di mana industri setempat juga dilibatkan dalam proses produksi pesawat generasi kelima tersebut.

Melalui kepala pembelian Pentagon Ellen Lord, meski sudah dikeluarkan dari produksi jet tempur F-35, Washington tetap menyebut Turki sekutu strategis mereka.

"Jadi, kami terus berdialog," ujar Lord. Dia menambahkan, urusan pembuatan komponen F-35 bakal diserahkan dari pabrikan Turki kepada perusahaan AS.

Dia melanjutkan sebagaimana diwartakan Hurriyet, partisipasi Turki dalam program jet tempur F-35 bakal terhapus secara efektif mulai tahun depan.

Pada Selasa, Presiden Recep Tayyip Erdogan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di pameran kedirgantaraan MAKS, pertunjukan industri udara militer maupun sipil Rusia.

Di sana, Putin dan Erdogan mendiskusikan kerja sama pertahanan. Termasuk kemungkinan bagi Erdogan untuk mendapakan jet tempur Rusia, Sukhoi Su-35.

Sementara Erdogan mengisyaratkan bahwa pihaknya tertarik untuk bekerja sama lebih erat dengan Negeri "Beruang Merah".

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved