Di Ambang Perang Israel Vs Hizbullah: Saling Lepas Rudal di Perbatasan Lebanon

Militer Israel mengakui mereka telah memulai kebakaran. Ketegangan pun meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Di Ambang Perang Israel Vs Hizbullah: Saling Lepas Rudal di Perbatasan Lebanon
Istimewa
Milisi Hizbullah Lebanon. Kelompok ini disebut sebagai milisi terkuat di dunia. Kemampuan dan peralatan militernya jauh lebih kuat dibandingkan Angkatan Bersenjata Lebanon. 

TRIBUNNEWS.COM - Kelompok milisi Syiah, Hizbullah, menembakkan sejumlah rudal anti-tank ke wilayah utara Israel. Serangan ini sebagai balasan atas gempuran drone Israel yang dilaporkan terjadi di Beirut pekan lalu.

Beberapa sumber militer Israel mengonfirmasi bahwa sejumlah roket ditembakkan ke pangkalan angkatan darat Israel dan kendaraan-kendaraan militer.

Militer Israel kemudian merespons dengan melancarkan serangan ke Libanon selatan.

Beragam sumber Hizbullah melaporkan beberapa korban berjatuhan di pihak Israel, namun Israel mengatakan tidak yang cedera di pihak mereka.

Sebelum serangan terjadi, militer Libanon mengaku sebuah drone Israel telah memasuki wilayah udara Libanon dan menjatuhkan materi yang membakar hutan di perbatasan.

Militer Israel mengakui mereka telah memulai kebakaran. Ketegangan pun meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Hizbullah, yang mendapat dukungan Iran, mengancam melancarkan serangan terhadap Israel.

Kelompok tersebut menuduh Israel berupaya melakukan serangan drone ke Beirut, ibu kota Libanon, pekan lalu.

BBC map
BBC

Apa kejadian terkini?

Menurut Pasukan Pertahanan Israel (IDF), "Hizbullah menembakkan dua hingga tiga rudal anti-tank dari Libanon, mengenai pos militer IDF dan sebuah ambulans di Israel utara."

"Kami menembak pasukan Hizbullah yang bertanggung jawab. Tiada warga Israel yang cedera dalam serangan ini," sebut IDF dalam cuitan.

Halaman
1234
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved