Pemerintah Jepang Puji Rakuten Inc. yang Menggratiskan Biaya Telepon Bagi Pelanggannya

Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga memuji upaya Rakuten Inc. untuk meluncurkan layanan telepon gratis bagi masyarakat Jepang.

Pemerintah Jepang Puji Rakuten Inc. yang Menggratiskan Biaya Telepon Bagi Pelanggannya
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga (70) dalam jumpa pers, Jumat (6/9/2019). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemerintah Jepang melalui juru bicaranya, Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga (70) memuji upaya Rakuten Inc. untuk meluncurkan layanan telepon gratis bagi masyarakat Jepang.

"Coba lihat Rakuten bisa memberikan servis dan harga yang murah, pemerintah berharap sekali untuk perusahaan ponsel lain bisa mengikuti jejak seperti yang dilakukan Rakuten," kata Yoshihide Suga, Jumat (6/9/2019).

Sekretaris Kabinet Suga menganggap perusahaan ponsel lain tidak transparan dan harganya lebih tinggi daripada yang semestinya.

Baca: Tahu kalau Ibunya Ibu Tiri, Bocah 14 Tahun Ini Tembak dan Habisi Seluruh Anggota Keluarganya

"Dengan kompetisi yang baik ini semoga harga semakin murah dan pelayanan juga semakin bagus. Untuk itu UU telekomunikasi juga harus diubah agar bisa menyesuaikan dengan situasi keadaan yang ada di masyarakat," kata Yoshihide Suga.

Itulah sebabnya Suga meminta tanggung jawab semua pengusaha ponsel di Jepang agar di kesempatan mendatang bisa semakin bersaing dengan baik dan meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi harga bisa diturunkan.

Rakuten akan menawarkan layanan seluler gratis kepada 5.000 pelanggan mulai bulan Oktober 2019. Namun ditunda hingga selambat-lambatnya April 2020.

Yoshihide Suga, Sekretaris Kabinet Jepang
Yoshihide Suga, Sekretaris Kabinet Jepang (Richard Susilo)

CEO Hiroshi Mikitani mengungkapkan, Jumat (6/9/2019) kemarin bahwa keputusan ini dibuat untuk memastikan stabilitas jaringan.

Rakuten Inc. secara radikal memangkas biaya untuk membangun jaringan baru dengan menggunakan perangkat lunak berbasis cloud dan perangkat keras yang dikomoditisasi alih-alih menggunakan radio nirkabel miliknya.

Namun hal itu mengalami keterlambatan dalam pembangunan stasiun pangkalan jaringan.

Kementerian Telekomunikasi Jepang pun sudah memerintahkan Rakutan mempercepat pembangunan tersebut.

Baca: Aktor Hollywood Leonardo DiCaprio Kembali Soroti TPST Bantargebang

Pelayanan gratis itu khususnya untuk pelanggan Tokyo dan Osaka terlebih dulu dan pendaftaran terus dilakukan meskipun terjadi pengunduran jadwal sambil menantikan pembangunan jaringan 100 persen selesai.

Biaya penggunaan telepon akan gratis bagi 5000 pelanggan Rakuten nantinya (berbasis wifi), tetapi biaya telepon dasar bulanan belum diumumkan Rakuten lebih lanjut.

Saat ini ada empat operator ponsel besar di Jepang yaitu NTT Docomo, KDDI, Softbank dan Rakuten Inc.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved