Senin, 8 Juni 2026

Pamer Mobil Mewah ke Teman Wanitanya, Pria Ini Diseret ke Pengadilan

Pamer dan sombong dengan kekayaannya, pria ini mendapatkan akibatnya. Mobil mewah yang ia kendarai untuk pamer, kecelakaan tunggal

Tayang:
Editor: Sugiyarto
Facebook/SWINS via The Sun
Seorang bos properti selalu menunjukkan sikap sombongnya selama menjalani persidangan kecelakaan yang melibatkan mobil mewahnya 

TRIBUNNEWS.COM - Pamer dan sombong dengan kekayaannya, pria ini mendapatkan akibatnya.

Mobil mewah yang ia kendarai untuk pamer di depan wanita, terlibat kecelakaan tunggal

Mobilnya menghantam pohon dan hancur. Meski demikian, ia tidak menjadikan hal ini pelajaran.

Pasalnya, di ruang sidang pun ia berperilaku jemawa. 

Pria kaya raya yang dicap 'sombong' itu  muncul dua jam terlambat dengan mobil supernya di pengadilan.

Melansir The Sun, Jumat (6/9/2019), pada awalnya diketahui pria bernama Martin Skinner (40) itu sedang naik mobil dengan seorang wanita.

Pebisnis properti itu membujuk wanita itu untuk berkendara dengan mobilPorsche 911 miliknya, jadi keduanya berkeliling pada 24 Agustus tahun lalu.

Baca: 2 Alasan Hotman Paris Sering Sombongkan Harta Kekayaan dan Pamer Lamborghini: Tanda dari Kualitas

Ia berkendara dengan sangat cepat di Rudgwick, Sussex Barat dan wanita itu memintanya untuk melambat.

Namun Skinner mengabaikannya dan akhirnya mobil yang mereka kendarai dengan kecepatan 190mph menabrak pohon.

Bahkan saking besarnya kekuatan tabrakan itu, mesin mobilnya keluar.

Bukan hanya mobilnya saja yang hancur, penumpang perempuannya yang berusia 30 tahun mengalami cedera otak.

Wanita itu, dari London, dibawa ke Rumah Sakit King's College di Camberwell, London Selatan, dan dia mengalami koma.

Baca: Dikomentari Pemain Real Madrid karena Pamer Mobil Mewah, Cristiano Ronaldo Cuek

Skinner dinyatakan positif menggunakan kokain pada tes narkoba di pinggir jalan sebelum ia dibawa ke rumah sakit dengan cedera serius.

Martin Skinner mengendarai McLaren ke pengadilan dan terlambat 2 jam
Twitter via The Sun/Martin Skinner mengendarai McLaren ke pengadilan dan terlambat 2 jam

Dia menolak untuk memberikan sampel lebih lanjut di sana.

Sebelumnya pada hari itu, Skinner telah mencoba untuk mengatur "perjalanan jalan supercar" ke Prancis dengan teman-teman, tetapi mereka mengatakan tidak.

Jadi dia kemudian memilih untuk "pergi reli" ke rumah seorang kenalan bisnis di Rudgwick sebelum dia membawa wanita itu keluar.

Skinner awalnya mengaku tidak bersalah karena mengemudi sembarangan dan gagal memberikan spesimen untuk analisis.

Dia mengklaim kecelakaan itu "disebabkan oleh permukaan jalan yang rusak".

Dan dia mengatakan dia gagal memberikan spesimen "karena dia tidak cukup fit untuk memberikan persetujuannya pada waktu itu".

Skinner membuat klaim konyol itu meskipun hanya dua kecelakaan yang tercatat di jalan dalam 10 tahun.

Dia kemudian tidak datang ke persidangannya di pengadilan pada 21 Agustus, dan seorang hakim melanjutkan persidangan saat dia tidak ada.

Tetapi Skinner muncul dua jam kemudian dengan mobil sport McLaren yang mencolok dan memberi tahu pengadilan bahwa jam wekernya belum membuatnya bangun tepat waktu.

Dan setelah nasihat hukum, Skinner mengubah permohonannya menjadi bersalah.

Dia dicap "sombong" oleh hakim, yang mengatakan dia pamer di depan penumpang.

Skinner mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi hingga menabrak pohon dan membuat penumpangnya cedera serius.
SWNS via The Sun
Skinner mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi hingga menabrak pohon dan membuat penumpangnya cedera serius.

Skinner dipenjara selama 22 bulan dan didiskualifikasi dari mengemudi hingga Mei 2022.

Dia juga diperintahkan untuk membayar denda dan biaya pengadilan sebesar 1.815 poundsterling atau sekitar Rp 31 miliar.

Petugas investigasi Tony Crisp, dari Sussex Police, mengatakan, "Sementara Skinner tidak berangkat untuk menyebabkan kecelakaan pada hari itu, ia jelas-jelas berangkat untuk berkeliling pedesaan dengan mobil bertenaga tinggi, dengan kecepatan tinggi.

Dan di bawah pengaruh kokain, mengakibatkan kecelakaan yang menyebabkan korban dalam kasus ini mengalami cedera yang mengubah hidup."

Dia berusaha mencegah polisi mengambil sampel darah untuk menetapkan berapa banyak kokain yang dia miliki dalam sistemnya dan sampai saat terakhir menolak untuk menerima tanggung jawab atas tindakannya.

Kokain adalah obat Kelas A, dan dapat berdampak merusak kemampuan seseorang untuk mengemudi dengan aman.

"Polisi Surrey dan Polisi Sussex berkomitmen untuk mendidik pengemudi agar tidak mengemudi di bawah pengaruh obat-obatan atau alkohol, dan untuk menangkap dan menghukum mereka yang dengan sengaja menempatkan pengguna jalan lain - nyawa berisiko dengan melakukan hal itu." (Intisari Online)

Artikel ini sudah tayang di Intisari Online dengan judul mau-pamer-ke-wanita-pria-kaya-sombong-ini-malah-harus-berurusan-dengan-pengadilan-tapi-masih-sempat-ngeles

Sumber: Intisari
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved