BBC

Kebijakan Trump akan halangi puluhan ribu pencari suaka, migran yang sebagian besar lari karena kekerasan dan kemiskinan

Mahkamah Agung meloloskan kebijakan Trump yang akan memblokir pendatang dari Amerika Tengah yang mencari suaka di Amerika Serikat, sebagian

Mahkamah Agung Amerika Serikat memutuskan pemerintah diperbolehkan untuk membatasi para migran dalam mencari suaka, sebagian besar berasal dari Amerika

Kebijakan ini melarang migran untuk mencari suaka di AS jika mereka tidak melakukannya di negara-negara yang mereka lewati untuk mencapai perbatasan selatan AS.

Sekalipun masih ada upaya hukum melawan kebijakan ini, tetapi putusan ini berarti kebijakan baru ini sudah bisa diterapkan.

Ini akan mempengaruhi puluhan ribu migran Amerika Tengah yang melintasi Meksiko - terkadang dengan berlajan kaki - menuju Amerika Serikat.

Kebijakan ini diumumkan bulan Juli lalu, tetapi langsung diblokir oleh putusan pengadilan di San Francisco.

Menekan angka migrasi merupakan janji utama pemerintahan Donald Trump dan menjadi bagian penting kampanyenya untuk pemilihan presiden 2020.

Trump menyebut putusan ini sebagai kemenangan besar.

Lari dari kekerasan dan kemiskinan

Migran non-Meksiko akan terpengaruh ketika mereka masuk ke perbatasan selatan Amerika, terutama mereka yang berasal dari negara-negara Amerika Tengah yang merupakan pencari suaka terbesar ke AS tahun ini.

Sebanyak 811.016 orang ditahan di perbatasan selatan hingga akhir Agustus 2019, dari dari jumlah itu, sekitar 590.000 berasal dari El Salvador, Guatemala dan Honduras. Mayoritas mereka tiba dengan setidaknya seorang anggota keluarga lain.


Halaman
123
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved