Bungkus Burger King Pun Diprotes Orang Korea Sebagai Bendera Pasukan Bela Diri Marinir Jepang

Burger King produk hamburger asal Amerika Serikat, yang baru meluncurkan produk barunya, hamburger kepiting atau Kani Burger

Bungkus Burger King Pun Diprotes Orang Korea Sebagai Bendera Pasukan Bela Diri Marinir Jepang
Sankei
Kani Burger atau hamburger kepiting yang baru diluncurkan Burger King yang bermarkas di Amerika Serikat diluncurkan di Korea 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Kebencian orang Korea kepada orang Jepang sangat terlihat di media sosial Jepang terutama di twitter.

Burger King produk hamburger asal Amerika Serikat,  yang baru meluncurkan produk barunya, hamburger kepiting atau Kani Burger, dengan bungkus gambar kepiting, sudah muncul keributan di medsos twitter terutama oleh orang Korea yang menyindir sebagai bendera pasukan bela diri marinir Jepang (JMSDF).

"Bukankah itu bendera kyokujitsuki (bendera JMSDF)  yang menyamar sebagai kepiting?" komentar sinis seorang Korea.

Komentar sinis lain muncul pula.

"Itu kaki memanjang dari cangkang merah sebagai patriotisme  yang diaktifkan kembali, penyakit mulai lagi deh."

"Warnanya merah, dan semua orang akan melihat bendera JMSDF."

"Rambut penjahat perang dengan begitu cerdik berpadu dengan kehidupan."

Pada tahun 2015, sebuah lukisan cat minyak berjudul "Sunrise" dipamerkan di jendela pertunjukan di Rockefeller Center di Manhattan, New York.

Namun kemudian sebuah kelompok Korea di AS mengirim surat protes.  mereka mengaitkan lukisan itu sangat mirip dengan bendera JMSDF, meskipun sbenarnya sama sekali trak sama karena ada desain kuning pada latar belakangnya.

Sebuah media Korea pun menuliskan hal tersebut sebagai "mengingatkan pada bendera penjahat perang"

Bendera JMSDF memang snagat ditentang pihak Korea Selatan sejak beberapa  tahun belakangan ini karena sentimen yang besar sekali kepada Jepang di masa perang dunia kedua muncul lagi.

Bendera angkatan laut Jepang itu dianggap mengingatkan Korea kepada masa perang dunia kedua sehingga secara resmi pihak Korea meminta Jepang agar mengganti bendera JMSDF dan Jepang dengan pasti menolak permintaan tersebut.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved