BBC

Kisah pesan dalam botol yang selamatkan satu keluarga dari kematian

Terjebak di ngarai yang curam, satu keluarga di Amerika Serikat tak menyangka pesan darurat mereka bakal ditemukan penyelamat.

Sebuah keluarga yang terjebak di bawah air terjun deras di Amerika Serikat dievakuasi regu penyelamat setelah botol berisi pesan darurat mereka terbawa arus sungai.

Curtis Whitson, pacar perempuannya, serta anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun Juni lalu tengah bertualang di kawasan California.

Mereka berencana menyusuri Sungai Arroyo Seco melalui sebuah ngarai. Kala itu mereka sampai di ujung sebuah air terjun.

Mereka lalu menjulurkan tali untuk turun ke bawah air terjun. Rencananya, mereka hendak melanjutkan perjalanan menuju tempat berkemah.

Namun pada hari ketiga perjalanan, mereka terjebak di sebuah ngarai sempit di antara dinding-dinding setinggi 15 meter.

Kala itu, Whitson tak menemukan tali yang dia harapkan. Akibatnya, mereka tidak bisa menuruni air terjun itu atau keluar dari ngarai.

Kondisi itu diperburuk arus air terjun yang begitu deras.

"Saya lemas saat menyadari volume air begitu berbahaya untuk memungkinkan kami turun ke bawah," kata Whitson kepada CNN.

Saat itu tidak ada sinyal komunikasi. Whitson juga tidak melihat manusia di sekitar mereka.

Whitson lalu membuat sebuah rencana. Ia menulis pesan di atas kertas kwitansi yang digunakan pacarnya, Krystal Ramirez (34 tahun), untuk mencatat skor pertandingan.

Halaman
12
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved