Deutsche Welle

Penemuan Senjata Kimia Peninggalan Perang Dunia I, Sekolah di Jerman Dievakuasi

Dua sekolah dekat kota Berlin dievakuasi setelah adanya penemuaan zat berbahaya di sekitar gedung sekolah tersebut. Hasil penyelidikan…

Dua sekolah di negara bagian Bradenburg, Jerman, dievakuasi sebagai langkah pencegahan atas penemuan beberapa botol berisikan zat kimia beracun yang berasal dari Perang Dunia I, Senin (16/09) waktu setempat.

Botol-botol tersebut ditemukan oleh salah seorang pekerja yang sedang menggali di sebuah lokasi konstruksi proyek dekat Leonardo Da Vinci Comprehensive School dan sebuah sekolah dasar di Postdam, dekat Berlin.

Siswa yang lebih tua diizinkan untuk meninggalkan sekolah tanpa pendampingan, sementara siswa yang lebih muda harus menunggu orang tua untuk menjemput mereka.

Jumlah dari zat kimia berbahaya tersebut sangat kecil, sehingga tidak berbahaya bagi para siswa, seperti yang diungkapkan juru bicara dewan Kota Postdam, Juliane Güldner.

Namun begitu, beberapa pekerja mengalami gangguan pernapasan. Zat kimia tersebut biasa digunakan untuk uji coba ketahanan masker gas.

Pasukan dari Explosive Ordnace Disposal (EOD) atau yang biasa kita kenal dengan istilah pasukan gegana, mengamankan botol-botol tersebut untuk dianalisis lebih lanjut.

Baca juga: 100 Tahun Lalu, Perang Dunia I Antara Jerman dan Sekutu Resmi Berakhir

Kompleks perumahan

Proyek konstruksi di Jerman biasanya melakukan proses pemindaian terhadap bom-bom tersembunyi sebelum masuk ke tahap penggalian.

Kota Postdam diketahui banyak memiliki lapangan, yang sering digunakan pihak militer hingga tahun 1990-an.

Di beberapa lapangan tersebut sudah sering dilakukan pemindaian berkala terhadap amunisi sisa perang dan sisanya sedang dipersiapkan untuk proyek pengembangan perumahan ketika adanya penemuan tersebut, seperti yang diberitakan harian lokal Märkische Allgemeine.

Temuan rutin

Halaman
12
Sumber: Deutsche Welle
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved