Hotel Kuretakeso Indonesia Dapat Pinjaman Dana 451 Juta Yen dari JBIC Jepang

Kuretakeso Hotel Indonesia (KHI) mendapat pinjaman dana segar senilai 451 juta yen dari bank kerjasama internasional Jepang (JBIC) dan bank Shizuoka.

Hotel Kuretakeso Indonesia Dapat Pinjaman Dana 451 Juta Yen dari JBIC Jepang
Istimewa
Hotel Kuretakeso di Delta Mas (kiri), Cikarang Bekasi, dan Hotel Kuretaso Kemang (kanan) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kuretakeso Hotel Indonesia (KHI) mendapat pinjaman dana segar senilai 451 juta yen dari bank kerjasama internasional Jepang (JBIC) dan bank Shizuoka melalui kantor pusatnya Kuretakeso Co., Ltd. yang bermarkas di Hamamatsu Shizuoka.

Kuretakeso Co., Ltd. berdiri sejak Oktober 1948 dengan modal usaha 40 juta yen.

"JBIC dan bank Shizuoka kemarin telah menandatangani perjanjian jaminan (total 451 juta yen) bagi KHI," kata sumber Tribunnews.com, Kamis (26/9/2019).

Dana tersebut yang diperlukan untuk bisnis tempat tinggal hotel, terutama untuk ekspatriat dan pelancong bisnis perusahaan Jepang di Jawa Bar

Baca: Jacques Chirac: Mantan presiden Prancis yang legasinya ternoda korupsi meninggal pada usia 86 tahun

at, Indonesia, melalui pinjaman lintas batas dari lembaga keuangan swasta.

"Hal ini tentu perlu kita dukung bersama bagi kemajuan hotel tersebut," tambahnya.

Dana pinjaman dengan bunga pinjaman sekitar 1,5 persen per tahun itu merupakan yang pertama kali diperoleh Kuretakeso yang menjadi perusahaan menengah yang telah mengoperasikan hotel, ruang pernikahan, dan operasi restoran di Jepang untuk usahanya di Indonesia.

Hotel Kuretakeso  di Delta Mas (kiri), Cikarang Bekasi,  dan Hotel Kuretaso Kemang (kanan)
Hotel Kuretakeso di Delta Mas (kiri), Cikarang Bekasi, dan Hotel Kuretaso Kemang (kanan) (Istimewa)

Kuretakeso saat ini memperluas bisnis hotel di luar negeri sebagai tanggapan atas permintaan dari perusahaan Jepang, pelanggan utamanya, dan saat ini berencana untuk memperluas bisnisnya di Indonesia melalui KHI.

Di Jepang sendiri Kuretakeso memiliki 480 karyawan tetap dan 400 orang karyawan paruh waktu, yang dipimpin oleh Tomoji Yamashita sebagai President dan Sumino Yamashita sebagai Managing Director.

Selain di Indonesia Kuretakeso juga punya hotel di Vietnam, Korea dan Thailand.

Baca: 5 Fakta Vonis Penjara Seumur Hidup Prada DP, Terdakwa Sempat Mengantuk hingga Teriakan Kakak

Di Jepang memiliki sedikitnya 10 anak perusahaan di berbagai bidang.

Dana pinjaman ini mendukung pengembangan bisnis di luar negeri dari Kuretakeso dan berkontribusi untuk menjaga dan meningkatkan daya saing internasional industri perhotelan Jepang.

Sementara itu JBIC akan terus menjadi lembaga keuangan publik Jepang di pasar pertumbuhan menengah-karir seperti Indonesia melalui pembentukan proyek dan fungsi pengambilan risiko yang memanfaatkan berbagai metode keuangan, termasuk menjamin pinjaman dari lembaga keuangan swasta.

"JBIC akan memberikan dukungan finansial untuk pengembangan bisnis luar negeri perusahaan-perusahaan Jepang termasuk UKM ke berbagai negara termasuk ke Indonesia," ungkap sumber Tribunnews.com.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved