Australia Didesak Jemput Warganya yang Dukung ISIS di Suriah

Pasukan Demokratik Suriah mendesak pemerintah Australia untuk mengambil kembali warganya yang pernah berada di bawah kuasa kelompok ISIS

Australia Didesak Jemput Warganya yang Dukung ISIS di Suriah
Sputnik/Mikhail Alayeddin
Provinsi Deir ez-Zor, Suriah. 

TRIBUNNEWS.COM - Pasukan Demokratik Suriah mendesak pemerintah Australia untuk mengambil kembali warganya yang pernah berada di bawah kuasa kelompok ISIS

Beberapa warga Australia tercatat berada dalam kamp pengungsi dan penjara di Suriah.

Terhitung sekitar 20 perempuan dan 44 anak-anak Australia diketahui ditahan di sana

Desakan ini muncul setelah adanya laporan investigasi program Four Corners yang dilakukan dan dilaporkan oleh ABC News Australia, (1/10/2019).

Pasukan Demokratik Suriah melakukan desakan yang didasari karena kurangnya sumber daya kelompok Kurdi dalam merawat para tahanan.

Seorang pemuka masyarakat Kurdi, Mustafa Bali mengatakan bahwa masyarakat internasional diharuskan ikut bertanggungjawab atas masalah yang ditimbulkan ISIS di wilayah timur tengah

"Masyarakat internasional perlu memenuhi tanggung jawab mereka atas masalah yang ditimbulkan ISIS," kata Mustafa.

Tak hanya masalah sumber daya manusia, seperti kata Mustafa, biaya tahanan pun juga menjadi masalah bagi mereka yang menjaga tahanan.

"Uang yang kami belanjakan untuk para tahanan ini, kami ambilkan dari gaji dan dari anak-anak kami, lalu memberikannya kepada orang yang tadinya membunuh kami," ujar Mustafa.

Syrian Democratic Forces (SDF) / Pasukan Demokratik Suriah

Pasukan Demokratik Suriah yang didirikan tahun 2015 adalah kelompok paramiliter di wilayah Kurdi di Suriah.

BACA SELENGKAPNYA>>>

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved