Ditangkap Polisi Panggilan Internet Untuk Telanjang Bersama Malam-malam di Jepang

Sedikitnya 4 orang dipanggil diinterogasi ditangkap polisi karena dianggap mengganggu ketentraman lingkungan.

Ditangkap Polisi Panggilan Internet Untuk Telanjang Bersama Malam-malam di Jepang
Richard Susilo
Beberapa pelaku telanjang lelaki sedang di interogasi kepolisian di dalam mobil polisi. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah klub telanjang Jepang terbentuk dari orang tak dikenal, melalui kenalan dari chatting internet, kemudian bertemu, sama-sama telanjang malam hari di pinggiran sungai di perfektur Okayama.

"Katanya hanya mencari sesuatu yang menyenangkan nyaman menyatu dengan alam dengan cara telanjang bersama, bersantai di malam hari di pinggir sungai," papar sumber Tribunnews.com Jumat ini (4/10/2019).

Pesertanya juga bukan main-main, ada pekerja dari perusahaan besar Jepang, dari kalangan elit, bahkan juga ada yang sudah menikah dan ada yang punya keluarga, disamping lelaki single umumnya, tambahnya.

Belum lama ini di akhir September 2019 polisi Okayama menemukan mereka di pinggiran sungai Hyakkengawa dekat Haraojima, Naka-ku, Okayama.

Sedikitnya 4 orang dipanggil diinterogasi ditangkap polisi karena dianggap mengganggu ketentraman lingkungan.

"Kan ada orang yang olahraga lari sekitar ini jelas ganggu mereka dong jadi jijik melihat banyak orang telanjang," ungkap seorang polisi kepada para pelaku bahkan kegiatan tersebut diminta dihentikan karena mengganggu ketentraman lingkungan sekitar.

Awalnya di awal tahun ini mereka bertemu saling kenalan hanya lewat internet, lalu menyetujui bersama untuk bertemu telanjang,ingin merasakan kehidupan bersatu dengan alam.

Biar tidak mengganggu orang lain dilakukan malam hari dan di pinggir sungai yang indah di Okayama.

Ternyata ada penduduk yang melihat dan melaporkan kepada polisi yang kemudian mengamankan mereka semua yang telanjang.

Satu orang elit bahkan ketika dimasukkan ke dalam mobil polisi mengakui tak pakai celana dalam. Langsung baju dan celana saja.

Akhirnya pertemuan mereka dibubarkan polisi dan diminta agar tidak diulangi kembali.

Kasus seperti ini kumpulan telanjang bersama bukan pertama kali di Jepang. Umumnya dilakukan dilokasi pribadi, di sebuah villa atau di dalam sebuah rumah atau di dalam tempat tertutuo.

Namun yang terbuka di alam umum di pinggir kali tersebut tampaknya pertama kali ditemukan kepolisian Jepang.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved