Deutsche Welle

Periode Pertama Jokowi: Nilai C Untuk Ekonomi, Suram dalam Hukum dan HAM

Ditengah euforia pelantikan Joko Widodo dan Maruf Amin 20 Oktober mendatang, muncul sejumlah catatan kegagalan kinerja pemerintahan…

Minggu (20/10) Joko Widodo dan KH. Maruf Amin akan resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024. Selain sebagai tanda dimulainya kerja Presiden Jokowi untuk kedua kalinya, pelantikan ini juga akan sekaligus menutup buku kinerja pemerintahan Jokowi - JK di periode pertama.

Sebelum jauh berbicara target di periode kedua, tidak ada salahnya kita menilik lagi potret kinerja pemerintahan Jokowi- JK di periode pertama, yang ternyata mewariskan sejumlah catatan kegagalan.

Menurunnya kepuasan publik

Menurut survei yang dilakukan oleh Litbang Kompas pada 19 September – 4 Oktober 2019, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK tunjukkan penurunan. Di awal pemerintahan pada Januari 2015, tingkat kepuasan publik mencapai angka 65.1% dan turun cukup signifikan pada Oktober 2019 pada angka 58.8%.

Lebih spesifik terhadap semua bidang, Litbang Kompas juga mencatat terjadinya penurunan kepuasan publik di hampir semua bidang kerja.

Bidang Politik dan Keamanan, turun dari 73,1% pada Januari 2015 menjadi 64,3% pada Oktober 2019. Bidang Hukum, turun dari 59,9% pada Januari 2915 menjadi 49,1% pada Oktober 2019. Bidang Sosial, turun sedikit dari 61,1% pada Januari 2015 menjadi 59,4% pada Oktober 2019.

Namun berbeda dengan Bidang Ekonomi, tingkat kepuasan publik alami kenaikan, yaitu 43,2% pada Januari 2015 menjadi 49,8% pada Oktober 2019.

Survei oleh Litbang Kompas ini melibatkan lebih dari 1.200 responden dari 34 provinsi dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error lebih kurang 2.83%.

Berbeda dengan Litbang Kompas, Lembaga Survei Parameter Politik juga merilis evaluasi kinerja umum Presiden Jokowi di lima tahun kepemimpinannya. Hasilnya, publik yang merasa kinerja Jokowi baik bahkan tidak menyentuh angka 50 %.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan bahwa hanya 41% saja publik yang menilai kinerja Presiden Jokowi baik. Sisanya, sebanyak 23,3% persen menilai kinerja Presiden Jokowi buruk, 33,4% menjawab biasa saja dan 2,3% tidak menjawab.

Capaian lima tahun pemerintahan Jokowi - JK

Moeldoko selaku Kepala Staf kepresidenan menyampaikan bahwa pemerintah telah bekerja maksimal memenuhi target pembangunan seperti tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2019.

Halaman
1234
Sumber: Deutsche Welle
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved