BBC

Keluarga Kardashian didesak untuk jujur dan terbuka di media sosial karena posisi mereka sebagai panutan anak muda

Pegiat dan aktor Inggris, Jameela Jamil mengecam keras pesohor yang menjual "barang beracun" kepada anak-anak di media sosial.

"Pundi-pundi mereka berlumuran darah dan diare remaja perempuan."

Pegiat, aktris dan model asal Inggris, Jameela Jamil, mengaku menggunakan kata-kata kasar untuk menekankan bagaimana para pesohor menggunakan ketenaran mereka untuk menjual "barang beracun" kepada anak-anak di Instagram.

"Tidak ada aturan dan dampak hukum dari tindakan mereka. Mereka menjual barang beracun. Terkadang berupa obat pencahar, tanpa menyatakannya secara terang-terangan," kata Jameela dalam sebuah wawancara dengan BBC.

"Kita hidup di zaman yang sangat aneh, dimana para pesohor berkuasa untuk menjual apapun yang mereka mau, dengan cara yang mereka mau, kepada anak muda yang gampang terpesona".

Jameela merasa tidak perlu meminta maaf terkait dengan kata-kata yang dipakainya untuk menyampaikan pesannya.

Menurut Jameela, laki-laki kulit putih bebas mengatakan apapun yang mereka inginkan. Sedangkan perempuan - apalagi perempuan kulit berwarna - dituntut untuk patuh.

"Saya sangat marah," katanya. "Kata-kata saya bukan taktik untuk mengejutkan, tapi keluar begitu saja. Saya cenderung untuk tidak menyaringnya," katanya mengenai pilihan kata-katanya.

Menurut Jameela, jika ia tidak bicara dengan keras, maka media akan mengabaikannya atau ia tidak akan punya kesempatan bicara di PBB.

Kecam Kardashian

Kim Kardashian West
Reuters
Kardashian menyangkal tuduhan Jameela Jamil.

Jameela Jamil, 33 tahun, terkenal di Inggris sebagai pembawa acara radio BBC, lalu pindah ke Los Angeles dan membintangi acara komedi The Good Place - selain kegiatan kegiatannya sebagai aktivis.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved