Warisan Budaya Dunia Shirakawago Jepang Terbakar, Rumah Tradisional di Sekitar Lokasi Disemprot Air

Peristiwa kebakaran di lokasi warisan budaya dunia Jepang, Shirakawago akan diantisipasi dengan penyemprotan ke semua lokasi rumah tradisional.

Warisan Budaya Dunia Shirakawago Jepang Terbakar, Rumah Tradisional di Sekitar Lokasi Disemprot Air
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Shirakawago disemprot air, 27 Oktober 2019 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Peristiwa kebakaran di lokasi warisan budaya dunia (UNESCO) Jepang, Shirakawago di Perfektur Gifu, Senin (4/11/2019) akan diantisipasi dengan penyemprotan ke semua lokasi rumah tradisional yang ada di wilayah itu.

"Padahal bulan lalu 27 Oktober 2019 kita baru semprotkan semua rumah di sana agar terjauhkan dari kekeringan yang berbahaya bisa menimbulkan kebakaran, eh kemarin malah kebakaran," ungkap sumber Tribunnews.com di pemadam kebakaran Jepang, Selasa (5/11/2019).

Baca: Warisan Budaya Dunia Jepang Shirakawago Terbakar, Tak Ada Korban

Baca: Polisi Jepang Dikerahkan Grebeg Markas Besar Yakuza Yamaguchigumi Terkait Penipuan

Sedikitnya 5 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan plus traktor tangan panjang untuk menggaruk tanah untuk memadamkan api yang menghantam gubuk rerumputan kering yang ternyata sebagai lokasi inventori, penyimpanan barang yang tidak dihuni.

Shirakawago disemprot air, 27 Oktober 2019
Shirakawago disemprot air, 27 Oktober 2019 (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Bangunan dengan style gassho di akaimachi, Shirakawago, Ono-gun, Perfektur Gifu tersebut merupakan rumah keluarga Wada.

Terdiri dari dua bangunan masing-masing dengan luas 44 meter persegi ludes terbakar.

Api bisa dipadamkan hampir 3 jam lamanya hingga jam 7 malam, Senin (4/11/2019), api baru benar-benar padam.

Rumah yang terbakar dengan api yang sedang membara sore ini (4/11/2019) di Shirakawago.
Rumah yang terbakar dengan api yang sedang membara sore ini (4/11/2019) di Shirakawago. (Abema Times)

Akibat kebakaran tersebut, dalam waktu dekat semua rumah dan daerah Shirakawago yang tercatat sebagai Warisan Budaya Dunia itu akan disemprot air guna menghindari terulangnya kebakaran lagi di tempat lainnya.

Baca: Tak Lagi Jabat Menteri, Susi Pudjiastuti Nikmati Liburan ke Jepang

Baca: Eimi Haga, Mahasiswi Peneliti Ninja Jepang Berharap Bisa Berkunjung ke Bali

Polisi Takayama masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

Tim kriminal khusus dikerahkan dengan melihat berbagai kamera CCTV yang ada di sana.

Shirakawago disemprot air, 27 Oktober 2019
Shirakawago disemprot air, 27 Oktober 2019 (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Satu mobik kei truk dan satu sedan ikut terbakar karena diparkir dengan lokasi kebakaran.

Akibat kebakaran itu hari ini lokasi turis tersebut ditutup untuk umum hingga waktu yang belum ditentukan.

Wakil Kepala Desa Shirakawago, Itaya Takaaki berharap tak ada lagi kebakaran.

"Kita akan semprotkan air lagi ke semua tempat di Shirakawago biar adem dan terjauhkan dari kebakaran, sehingga masyarakat atau turis bisa segera kembali datang ke sini untuk melihat keindahan Shirakawago," kata Itaya Takaaki.

Informasi Jepang terbaru dapat diikuti lewat WAG pecinta Jepang, silakan email ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved