BBC

'Bebaskan PSSI dari oligarki politik dan modal', Ketum PSSI terpilih janji 'dorong berantas mafia bola'

Ketua umum PSSI yang baru terpilih, Mochamad Iriawan dan jajaran pengurusnya, dituntut lebih fokus kepada perbaikan secara menyeluruh sepak

Tanpa sejumlah kandidat calon ketua ini yang memilih mengundurkan diri ini, praktis M Iriawan tinggal menghadapi dua kandidat tersisa, Rahim Soekasah dan Arif Putra Wicaksono.

Apa reaksi pemerintah atas hasil KLB?

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) Gatot S. Dewa Broto mengatakan, pemerintah dapat menerima hasil KLB PSSI dan memberikan apresiasi atas terpilihnya Mochamad Iriawan sebagai ketum PSSI.

"Alasannya, KLB ini sah, bahkan sudah dihadiri oleh perwakilan FIFA, (perwakilan) AFC juga ada," kata Gatot kepada wartawan di lokasi KLB, Sabtu (02/11) malam.

Selain itu, tambahnya, Presiden FIFA Gianni Infantino juga mengucapkan selamat kepada Mochamad Iriawan setelah terpilih sebagai ketuma PSSI.

"Jadi, dari aspek regulasi yang ada di statuta FIFA maupun PSSI, itu sudah clear," ujar Gatot.

Terkait dengan mundurnya sejumlah calon ketua umum, Gatot menganggap itu masalah internal PSSI. "Itu bukan ranah kami (Kemenpora)," katanya.

Lebih lanjut Gatot mengatakan, tugas penting PSSI sekarang adalah melakukan gas pol.

"Presiden juga memberi perhatian, supaya pengurus baru langsung gas pol, karena timnas dan Piala Dunia U-20 sudah di depan mata," katanya.

Di bawah kepemimpinan M Iriawan, PSSI dihadapkan pada beragam tantangan, semisal dugaan pengaturan skor, jadwal kompetisi yang dianggap tidak konsisten, hingga terpuruknya prestasi timnasnya.

Inpres percepatan pembangunan sepak bola nasional

Berbagai upaya sudah dilakukan PSSI untuk membenahi permasalahan sepak bola nasional, yang antara lain ditandai Kongres Sepak bola Nasional di Malang, Jatim, pada 2010.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved