BBC

Robyn Crawford mengatakan bahwa hubungannya dengan Whitney Houston 'cinta - terbuka dan jujur'

"Itu cinta, itu terbuka, dan itu jujur," ujar mantan asisten Whitney Houston itu kepada BBC.

Robyn Crawford adalah sahabat Whitney Houston. Orang kepercayaan Whitney sedari kecil hingga akhirnya menjadi asisten dan mitra kreatifnya. Mereka juga, dalam waktu singkat, sepasang sekasih.

Selama bertahun-tahun, romansa di antara keduanya menjadi bahan rumor dan spekulasi. Dua film baru-baru ini yang mengangkat kisah hidup sang diva, Whitney: Can I Be Me dan film yang disetujui keluarganya, Whitney, mengguncang bara hubungan mereka - menunjukkan bahwa Crawford adalah cinta sejati dalam hidup Whitney.

Crawford selalu menolak untuk mengomentari hidupnya bersama Whitney -ia muncul dalam kedua film tersebut dalam bentuk rekaman arsip, tapi tidak pernah bersedia untuk diwawancara.

Tetapi sekarang, setelah semua orang berbicara, Crawford memutuskan untuk menceritakan kisahnya. "Kenapa sekarang?" tanyanya dalam pengantar memoar barunya, A Song For You.

"Percayalah, saya mencoba sebaik mungkin untuk menghindari sorotan (tetapi) saya yakin merupakan tugas saya untuk menghormati teman saya dan untuk mengklarifikasi banyak ketidakakuratan tentang diri saya dan siapa Whitney itu."

Ia mengonfirmasi, untuk pertama kalinya, kisah romantisnya bersama Houston, yang dimulai sejak mereka masih remaja dan bertahan selama dua tahun.

"(Hubungan) itu bukan tentang kami tidur bersama," ia menekankan dalam buku tersebut. "Kami dapat memercayakan rahasia, perasaan dan siapa kami kepada satu sama lain. Kami adalah teman, kami adalah kekasih. Kami segalanya bagi satu sama lain. Kami tidak jatuh cinta. Kami sudah saling mencintai. Kami memiliki satu sama lain. Kami adalah satu: seperti itulah rasanya."

Whitney memutuskan hubungan mereka setelah ia menandatangani kesepakatan rekaman, lalu memberikan Crawford kitab Injil dan mengatakan padanya bahwa ia takut akan diketahui publik.

Crawford tetap menjadi teman setia dan benteng emosionalnya, menambatkan Whitney ke masa lalunya, dan menenangkan bahtera kehidupan pribadinya yang kerap bergejolak.

Secara terang-terangan ia menggambarkan penggunaan narkoba yang mereka lakukan dan bagaimana dirinya menyaksikan, dengan tanpa daya, ketika kebiasaan temannya lepas kendali.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved