Mau Masuk Kuil Jepang Malah Mesti Lempar Koin Dulu di Gerbangnya

Namun kuil tempat berdoa kalangan Shinto di Jepang ini malahan mesti lempar koin dulu ke gerbang merah yang biasa di sebut Torii.

Mau Masuk Kuil Jepang Malah Mesti Lempar Koin Dulu di Gerbangnya
4travel
Kuil Motonosumi Inari di perfektur Yamaguchi orang antri untuk lempar koin dulu supaya bisa masuk ke kotak yang ada di gerbang merah tersebut. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Mau masuk rumah ibadah agama atau kepercayaan apa pun juga biasanya harus tenang, hormat, bersih-bersih dan luruskan jiwa dan pikiran kita serta berdoa untuk yang maha kuasa di sana.

Namun kuil tempat berdoa kalangan Shinto di Jepang ini malahan mesti lempar koin dulu ke gerbang merah yang biasa di sebut Torii.

Itulah kuil Motonosumi di perfektur Yamaguchi tempat asal PM Jepang Shinzo Abe.

Di tengah atas gerbang Torii tersebut ada kotak kecil di mana sambitan atau lemparan koin kita harus bisa masuk ke dalam kotak tersebut.

Apabila koin kecil yang kita lempar berhasil masuk ke kotak tersbeut, berarti dianggap kita sudah bisa diterima ke dalam kuil tersebut dan semua permohonan kita pertanda bisa dikabulkan.

Namun kalau belum bisa masuk ke dalam kotak tersebut, tetap saja bisa masuk ke dalam kuil, tetapi dipercaya permohonan kita tak akan terkabulkan.

Kuil ini dianggap kuil yang paling sulit di Jepang karena harus lempar koin itu dulu dan persis di tepi tebing setinggi 30 meter di tepi lautan bebas.

Warna torii merah yang kontras dengan aura biru laut di sampingnya membuat pemandangan tampak cantik, bagus untuk membuat foto bagi Instagram kita.

Kuil ini terpisah dari Kuil Taikoya Inari di perfektur Shimane pada tahun 1955 karena penangkap (penjala) ikan setempat mendapatkan  mimpi kedatangan rubah putih.

Halaman
12
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved