Babi Hutan Berkeliaran di Adachiku Tokyo Jepang Belum Bisa Ditangkap Polisi Hingga Malam Ini

Panjang babi hutan sekitar satu meter dan agak gemuk namun larinya cukup kencang menghindari kepungan para polisi tadi sore.

Babi Hutan Berkeliaran di Adachiku Tokyo Jepang Belum Bisa Ditangkap Polisi Hingga Malam Ini
Richard Susilo
Babi hutan berkeliaran di daerah Adachiku Tokyo sejak 3 hari lalu 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Seekor babi hutan berkeliaran di daerah Adachiku Tokyo khususnya sekitar sungai Arakawa sejak tiga hari lalu hingga malam ini (3/12/2019) belum bisa ditangkap polisi.

"Babi hutan berkeliaran selain dekat sungai juga ke daerah pemukiman dan sampai kini masih terus dalam pencarian," papar seorang polisi kepada Tribunnews.com malam ini (3/12/2019).

Petugas kepolisian dari Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo dikirimkan untuk menangkap, tetapi babi hutan melarikan diri.

Panjang babi hutan sekitar satu meter dan agak gemuk namun larinya cukup kencang menghindari kepungan para polisi tadi sore.

Awalnya ada laporan masyarakat melihat babi hutan di sekitar lokasi tersebut sekitar 3 hari lalu.

Sampai kini masih terus berkeliaran di sana sehingga 10 polisi segera datang berusaha mengepungnya.

Polisi besok akan mulai mencari lagi dengan jala dan juga dengan senapan berisi jarum suntik bius agar dapat menangkap hewan tersebut kerjasama dengan dokter hewan Jepang.

Belum diketahui bagaimana datangnya dan dari mana dan mengapa sampai bisa berkeliaran di daerah tersebut. Polisi masih terus mengusutnya lebih lanjut.

Bagi para penggemar Jepang dapat berkumpul berdiskusi lewat WAG Pecinta Jepang, silakan kirimkan nomor whatsapp email ke: info@jepang.com

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved