PM Jepang Beri Penghargaan kepada Keluarga Tetsu Nakamura, Dokter yang Ditembak di Afghanistan

Pemerintah Jepang melalui Perdana Menteri Shinzo Abe memberikan penghargaan kepada dr Tetsu Nakamura yang diterima keluarganya.

PM Jepang Beri Penghargaan kepada Keluarga Tetsu Nakamura, Dokter yang Ditembak di Afghanistan
NHK
Pemerintah Jepang melalui Perdana Menteri Shinzo Abe memberikan penghargaan kepada dr Tetsu Nakamura yang diterima keluarganya, Jumat (27/12/2019). dr Tetsu Nakamura adalah seorang dokter yang meninggal akibat ditembak di Afghanistan. Foto istri dr Tetsu Nakamura (tengah) dengan piagam penghargaan pemerintah Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemerintah Jepang melalui Perdana Menteri Shinzo Abe memberikan penghargaan kepada dr Tetsu Nakamura yang diterima keluarganya, Jumat (27/12/2019) kemarin.

dr Tetsu Nakamura adalah seorang dokter yang meninggal akibat ditembak di Afghanistan.

Dia dianggap memiliki banyak jasa bagi citra baik Jepang di Afghanistan.

Pada upacara penghargaan yang diadakan di Kantor Perdana Menteri Jepang, istri Nakamura, Naoko, putri sulungnya Akiko, dan LSM Kota Fukuoka di mana Nakamura adalah perwakilan lokal, Peshawar no Kai, Masaru Murakami mewakili menghadiri acara tersebut.

"Untuk warga negara dan pengungsi Afghanistan, mereka telah mencapai prestasi cemerlang dalam kegiatan medis dan proyek irigasi selama bertahun-tahun, mempromosikan persahabatan dan niat baik, dan sangat memajukan bantuan kemanusiaan internasional dan kerja sama internasional. Oleh karena itu kami berikan penghargaan ini," kata PM Shinzo Abe kemarin.

Baca: Termasuk Takuto Inoue/Yuki Kaneko, 7 Nama Ini Dipastikan Hengkang dari Pelatnas Jepang 2020

Baca: Peneliti Jepang Naoki Tsukahara Ungkap Hasil Penelitiannya Terkait Burung Karasu Selama 17 Tahun

Baca: Azriel Hermansyah Terkejut Lihat Ukuran Kamar Hotel di Jepang : Segini Mah Kamar Mandinya Bunda

Perdana Menteri Abe juga mengumumkan bahwa Nakamura menerima penghargaan Pita Kecil Asahi, dan memberi Naoko medali penghargaan tersebut.

Nakamura ditembak senapan mesin dan langsung meninggal 4 Desember 2019 di Afghanistan oleh kelompok yang menentang proyek pengairan dan penghijauan yang dilakukannya di sana.

Setelah upacara penghargaan, Naoko mengatakan kepada wartawan, "Memang masih sedih. Saya minta maaf dan mengecewakan masyarakat mungkin. Namun karena telah menerima dukungan, kami berharap bahwa akan terus melanjutkan dan memperluas lahan hijau di Afghanistan di masa mendatang."

Bagi penggemar Jepang dapat ikut diskusi dan info terakhir dari WAG Pecinta Jepang. Email nama lengkap dan nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved