Berbagai Pelanggaran Saat Mendaki Gunung Fuji di Jepang, Paling Banyak Penggunaan Drone

Berbagai pelanggaran yang semakin banyak adalah penggunaan drone di Gunung Fuji yang benar-benar dilarang.

Berbagai Pelanggaran Saat Mendaki Gunung Fuji di Jepang, Paling Banyak Penggunaan Drone
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Warga China ditegur petugas Gunung Fuji karena menggunakan drone di gunung suci tersebut. 

Antisipasi petugas Gunung Fuji juga dengan menyediakan kantor pos saat musim pendakian sekitar Juli-September dan setelah itu ditutup.

Cap khusus disediakan oleh kantor pos tersebut sebagai bukti pengiriman surat dari atas Gunung Fuji. Itulah kantor pos tertinggi di Jepang.

Mendaki Gunung Fuji ada dari berbagai jalur antara lain jalur Yoshida yang memiliki kesiapan darurat bagi yang sakit saat pendakian.

Ada pula jalur Subashiri, Gotemba, dan Fujinomiya jarak terpendek kedua pendakian ke Gunung Fuji.

Paling pendek adalah jalur Yoshida. Lama pendakian sekitar 5 jam, dan saat menuruni gunung bisa sekitar 3 jam, lebih cepat daripada pendakian.

Pocket Talk yang digunakan petugas posko kesehatan untuk berkomunikasi dengan orang asing saat sakit, menerjemahkan bahasa Jepang ke bahasa asing.
Pocket Talk yang digunakan petugas posko kesehatan untuk berkomunikasi dengan orang asing saat sakit, menerjemahkan bahasa Jepang ke bahasa asing. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Rute Subashiri banyak jalan berpasir sehingga kadang bisa berlari di atasnya sehingga jalan ini disebut "sunabashiri" yang berarti berlari di atas pasir.

Hati-hati jangan sampai terjungkal.

Sedangkan rute Gotemba adalah yang terlama dalam pendakian Gunung Fuji. Jara ini cukup jauh.

Berangkatnya dari kaki Gunung Fuji yang ada di stasiun Gotemba titik nomor lima.

Mendaki Gunung Fuji menguji stamina kita dan cukuplah beristirahat sejenak, jangan paksakan diri kalau sudah merasa lelah.

Baca: Badan Jasa Keuangan Jepang Melarang Asuransi Pos Berjualan Selama 3 Bulan

Baca: Termasuk Takuto Inoue/Yuki Kaneko, 7 Nama Ini Dipastikan Hengkang dari Pelatnas Jepang 2020

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved