Gubernur Hyogo Minta Lotre Jepang Direformasi karena Jumlah Pemenang Semakin Sedikit

Gubernur Hyogo Toshizo Ido meminta Gubernur Tokyo Yurike Koike agar mereformasi sistem lotre nasional Jepang.

Gubernur Hyogo Minta Lotre Jepang Direformasi karena Jumlah Pemenang Semakin Sedikit
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Contoh takarakuji nasional ke-818, lotere jumbo Jepang berhadiah 700 juta yen yang akan diundi besok 31 Desember 2019. 

Situasi ini kontras dengan lotre, dengan balap perahu yang berada di posisi bawah di 843,4 miliar yen di FY2010 dan pulih ke 1,372,7 miliar yen tahun 2018.

Lotre dapat menggunakan hasil secara luas untuk sumber daya keuangan lokal untuk tujuan "kontribusi sosial".

Perfektur Hyogo, yang menerima sekitar 6,6 miliar yen dalam pendapatan pada FY2018, adalah "sumber daya keuangan yang sangat diperlukan" .

Baca: Cara Jepang Membagi Rata Penghasilan Pajak, Didistribusikan Kembali ke Pemerintah Daerah

Baca: Ahmad Dhani Bebas Hari Ini, Begini Reaksi Berbeda Maia Estianty dan Mulan Jameela

Dengan dmeikian meningkatkan keuntungan lotre merupakan masalah mendesak bagi daerah setempat.

Menurut Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang yang bertanggung jawab atas lotre, penyebab penurunan penjualan adalah kurangnya penetrasi di kalangan kaum muda dan fakta bahwa penjualan internet berada di belakang perjudian publik.

Pihak kementerian akan memeriksa kembali sistem hadiah sehingga "rasa tertekan" kalangan pembeli dapat terobati nantinya.

Pamerintah juga berusaha menekankan bahwa tingkat pengembalian akan dinaikkan, dengan mengatakan bahwa 40 persen dari penjualan dikembalikan ke pemerintah daerah dan berkontribusi langsung kepada masyarakat lokal lebih dari olahraga publik lainnya.

Bantuan tak terduga muncul. Anggota dari grup idola populer "Kis-My-Ft2" (Kis My Foot Too) terus menerus membantu agar masyarakat mau membeli lotre dalam program variety mereka sendiri.

Menurut Mizuho Bank, yang dipercayakan dengan urusan lotre, penjualan lotre yang ditampilkan dalam program sementara meningkat sebesar 30 persen, dan orang yang bertanggung jawab mengatakan, "Mereka baik-baik saja dengan peringkat yang baik."

Terlepas dari efek ini, penjualan meningkat 12,4 persen menjadi 51,6 miliar yen dan lotre selektif meningkat 4,3 persen menjadi 396,3 miliar yen di FY2018, dan keseluruhan penjualan meningkat menjadi 84,6 miliar yen hingga 84,6 miliar yen.

Meskipun meningkat, tetap saja total penjualan lotre nasional kini belum lagi mencapai satu triliun yen seperti tahun 2005.

Bagi penggemar Jepang dapat ikut diskusi dan info terakhir dari WAG Pecinta Jepang. Email nama lengkap dan nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved