Pelajar Perempuan Sempat Melihat Mantan Bos Nissan Jepang Carlos Ghosn Sebelum Kabur ke Lebanon

Pelajar tersebut melihat seorang pria dan seorang wanita berambut pirang sangat mirip dengan Ghosn pada pagi hari tanggal 27 Desember 2019.

Pelajar Perempuan Sempat Melihat Mantan Bos Nissan Jepang Carlos Ghosn Sebelum Kabur ke Lebanon
Foto Asahi
Mantan Chairman Nissan Jepang, Carlos Ghosn sedang membawa obor olimpiade di Brazil. 

Prosedur selanjutnya dijadwalkan 16 Januari 2020.

Namun dengan kasus kaburnya Ghosn, keberadaan Greg Kelly akan dijaga sangat ketat.

"Pengadilan, jaksa dan pengacara akan membahas prosedur pengadilan lebih lanjut dengan situasi kondisi kaburnya Ghosn tersebut," ungkap sumber Tribunnews.com, Kamis (2/1/2020).

Junichiro Hironaka, pengacara baru Carlos Ghosn Mantan Chairman Nissan Motors
Junichiro Hironaka, pengacara baru Carlos Ghosn Mantan Chairman Nissan Motors (Getty)

Penyelidikan bagaimana kaburnya Ghosn terus dilakukan penyidik pihak kejaksaan yang kini agak marah dengan pihak pengacara dan hakim, karena sejak semula menolak pembebasan bersyarat Ghosn dengan uang jaminan karena memang sudah ditakutkan akan kabur sejak awal oleh pihak kejaksaan.

Oleh karena itu kini pihak kejaksaan meminta tanggung jawab penuh pihak pengacara dan hakim yang meloloskan permintaan Ghosn menjadi tahanan luar.

Ghosn diduga kuat menggunakan paspor dengan nama lain ke luar Jepang dari bandara regional dengan private jetnya menuju Turki, lalu menggunakan paspor Perancis miliknya dan identitas Lebanon memasuki wilayah Lebanon 30 Desember 2019.

Baca: Sinopsis Film The Grudge Tayang di Bioskop Mulai Hari Ini, Simak 6 Fakta Menarik yang Tersembunyi

Baca: Update Daftar Harga Motor Yamaha 2020, NEW YZF R25 hingga XSR 155

Kantor berita Jiji yang mewawancarai warga Lebanon, Haril Ishraim, pemilik toko usia 65 tahun di dekat rumahnya, mengeluh, "Di Lebanon, penipuan merajalela, dan wajar bagi orang-orang yang dibayar secara ilegal untuk kembali. Kalau di Jepang, hal itu pasti sulit ya? Lebanon membutuhkan keadilan," kata dia.

"Pemerintah Lebanon pun telah menanggapi tidak akan memulangkan Ghosn karena tidak ada perjanjian ekstradisi kedua negara," tulis Jiji lagi.

"Puteri Ghosn sendiri katanya tidak tahu kalau Ghosn telah meninggalkan Jepang," ungkap Pengacara Ghosn, Junichiro Hironaka, Rabu (1/1/2020) kepada wartawan.

Karir Carlos Ghosn melejit di Michelin
Karir Carlos Ghosn melejit di Michelin (McKinsey&Company;)

Kabur ke Lebanon

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved