BBC

Reynhard Sinaga: 'Kami setuju melakukannya, mereka tahu apa yang terjadi'

Reynhard Sinaga, WNI yang dihukum seumur hidup oleh Pengadilan Manchester karena memerkosa puluhan pria setelah dibius, berdalih "kami setuju

"Saya menikmati mempenetrasi pria dan bermain fantasi seks saat mereka berpura-pura tidur."

"Pria yang saya temui, mereka menikmati dipenetrasi," katanya lagi kepada tim juri.

Reynhard merekam tindak perkosaannya terhadap puluhan korban melalui dua telepon genggamnya.

Polisi melacak para korban melalui rekaman video pemerkosaan yang dilakukan Reynhard dalam rentang waktu dua setengah tahun dari Januari 2015 sampai ia tertangkap pada Juni 2017.

Kepolisian Manchester Raya mengatakan jumlah korban dapat mencapai 190 orang, termasuk 48 orang yang kasusnya telah diadili.

Para korban pria muda—semuanya pria kulit putih Inggris dengan usia rata-rata 21 tahun—terlihat dalam video tidak sadarkan diri setelah dibius dan sebagian terdengar mendengkur.

Namun Reynhard mengatakan suara yang terdengar itu bukan mendengkur dan merupakan bagian dari permainan seks.

Ia mengatakan "akan berhenti melakukan hubungan seksual" bila ia merasa pria yang ia ajak "berhubungan dalam keadaan tidak sadar".

Pria berusia 36 tahun ini menyanggah membeli obat GHB (gamma hydroxybutyrate) untuk membius korbannya.

Polisi memang tidak menemukan obat bius di apartemen Reynhard di pusat kota Manchester, tempat ia melakukan puluhan tindak perkosaan itu.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved