WNI Diadili di Inggris

Istana Sebut Reynhard Sinaga Mencoreng Wajah Indonesia, Psikolog Coba Artikan Kalimat Skripsinya

Sekretaris Kabinet, Pramono Anung menyebut kasus pemerkosaan yang dilakukan warga negara Indonesia di Inggris ini mencoreng nama baik Indonesia.

Istana Sebut Reynhard Sinaga Mencoreng Wajah Indonesia, Psikolog Coba Artikan Kalimat Skripsinya
Facebook via BBC
Reynhard Sinaga, WNI yang dihukum seumur hidup atas kasus perkosaan berantai terbesar di Inggris dalam empat persidangan terpisah. 

TRIBUNNEWS.COM - Sekretaris Kabinet, Pramono Anung menanggapi kasus Reynhard Sinaga, mahasiswa Indonesia yang menjadi pelaku pemerkosaan di Inggris.

Pramono merasa prihatin dengan kasus Reynhard Sinaga, dan menyayangkan tindakan yang dilakukan tersebut.

Sehingga, ia menyebut kasus pemerkosaan yang dilakukan warga negara Indonesia di Inggris ini mencoreng nama baik Indonesia.

"Tentunya kita menyayangkan kasus ini terjadi pada warga negara Indonesia. Tentunya ini mau tidak mau, suka tidak suka, adalah mencoreng wajah kita," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/1/2020), dikutip dari Kompas.com.

Pramono juga merasa sedih dengan kasus Reynhard Sinaga ini, karena melibatkan banyak korban.

Ia juga menilai Reynhard telah melanggar adat ketimuran yang dimiliki bangsa Indonesia.

"Padahal wajah kita, wajah bangsa Indonesia penuh etika ketimuran, sopan santun, harga menghargai," katanya.

"Kemudian ada kasus ini, kita sungguh sedih. Kita prihatin karena korban yang jumlahnya ratusan itu, secara psikologis tentu juga sangat berat," ungkap Pramono.

Sekretaris Kabinet yang juga politikus PDIP Pramono Anung
Sekretaris Kabinet yang juga politikus PDIP Pramono Anung (Taufik Ismail/Tribunnews.com)

Ia menambahkan, saat ini pemerintah melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London terus memantau kasus ini.

Pramono menegaskan, pemerintah Indonesia menghormati proses peradilan yang terbuka yang dilakukan di Manchester.

Halaman
1234
Penulis: Nuryanti
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved