Singapura akan Jadi Negara Pertama di ASEAN yang Punya Jet Tempur Siluman F-35

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) AS pada Jumat (10/1/2020) menyatakan, penjualan ini tinggal menunggu persetujuan Kongres.

Singapura akan Jadi Negara Pertama di ASEAN yang Punya Jet Tempur Siluman F-35
Tribunnews/Malvyandie Haryadi
Jet tempur F-35 Lightning II dipamerkan dalam ajang Paris Air Show 2019 di Le Bourget, Paris, Prancis, Senin (17/6/2019). F-35 Lightning II adalah hasil pengembangan dari pesawat X-35 dalam program Joint Strike Fighter. Pesawat ini adalah pesawat tempur supersonik berkursi tunggal, bermesin tunggal, yang dapat melakukan banyak fungsi, antara lain pertempuran udara-ke-udara, dukungan udara jarak dekat, dan pengeboman taktis. Pameran kedirgantaraan Paris Air Show 2019 berlangsung 17-23 Juni 2019. Tribunnews/Malvyandie Haryadi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyetujui penjualan 12 jet tempur F-35 dan peralatan terkait ke Singapura dengan perkiraan nilai US$ 2,75 miliar.

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) AS pada Jumat (10/1/2020) menyatakan, penjualan ini tinggal menunggu persetujuan Kongres.

Mengutip Reuters, Jumat (10/1/2020) Singapura pada tahun lalu mengatakan pihaknya berencana untuk membeli empat pesawat F-35 dari Lockheed Martin Corp, dengan opsi untuk delapan unit lagi, karena akan mengganti armada F-16 yang sudah tua.

"Departemen Luar Negeri telah memutuskan untuk menyetujui kemungkinan penjualan armada militer ke Singapura hingga 12 F-35B. Itu pesawat dan peralatan terkait dengan perkiraan nilai US$ 2,75 miliar," kata DSCA dalam sebuah pernyataan.

DSCA juga menambahkan, pihaknya telah memberitahukan kepada Kongres terkait kemungkinan penjualan.

Baca: Tiga Peneliti Terpilih IRN Diajak Scientific Tour ke Singapura

DSCA mengatakan, penjualan melibatkan peralatan dari Lockheed dan pembuat mesin Pratt dan Whitney.

Varian pesawat F-35B dapat melakukan lepas landas pendek dan pendaratan vertikal, fitur yang dinilai menguntungkan Singapura yang memiliki daratan sempit.

Oktober lalu, Pentagon mengumumkan harga pesawat F-35 untuk tiga tahun ke depan dan menurunkan biaya pesawat sebesar 13%, sebuah langkah yang terlihat mendorong negara-negara lain untuk membeli pesawat tempur.

Saat ini, pesawat mengkontribusi sekitar 25% dari pendapatan tahunan Lockheed.

Dengan anggaran pertahanan terbesar di Asia Tenggara, Singapura tengah berinvestasi untuk meningkatkan peralatan pertahanannya dengan teknologi baru.

Singapura menyisihkan sekitar 30% dari total belanja tahun 2019 untuk pertahanan, keamanan dan diplomasi.

Laporan: Herlina Kartika/Sumber: Reuters 

Artikel ini tayang di Kontan dengan judul Departemen Pertahanan AS menyetujui penjualan 12 pesawat F-35 ke Singapura

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved