Mengapa Miliarder Jepang Yusaku Maezawa Mulai Kehilangan Kepercayaan dari Masyarakat?

Sensasi miliarder Jepang, Yusaku Maezawa (44) mulai redup sedikit demi sedikit setelah menjual Zozo Town yang didirikannya kepada Yahoo Jepang.

Mengapa Miliarder Jepang Yusaku Maezawa Mulai Kehilangan Kepercayaan dari Masyarakat?
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Yusaku Maezawa (44) miliarder Jepang yang kekayaannya terus merosot kini dari 15 miliar dolar AS menjadi maksimum 2 miliar dolar AS. 

Laporan Koresponden ‪Tribunnews.com‬, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sensasi miliarder Jepang, Yusaku Maezawa (44) mulai redup sedikit demi sedikit setelah menjual Zozo Town yang didirikannya kepada Yahoo Jepang (30 persen) sebesar 2,3 miliar yen.

Lalu mengapa meredup padahal mengeluarkan hadiah 1 miliar yen dibagi-bagi untuk 100 orang?

"Egoismenya terlalu tinggi, meskipun ditutupi dengan bagi-bagi uang satu miliar yen. Hubungannya dengan gonta ganti wanita, terakhir dengan Ayame Goriki yang kemudian diputus, semakin membuat jelek namanya terutama di kalangan wanita," ungkap sumber Tribunnews.com, Selasa (14/1/2020).

Menanggapi komentar tersebut Tribunnews.com mencari tahu dari berbagai wanita di Jepang yang umumnya mengomentari hal serupa.

"Maezawa kini mencari gadis minimal berusia 20 tahun atau lebih untuk dipacarinya dan terbang bersama ke bulan. Itu artinya bagi orang Jepang sebaliknya. Dia mencari gadis di bawah 20 tahun," ungkap Tanaka, seorang gadis Tokyo, Selasa (14/1/2020).

Yusaku Maezawa (44) miliarder Jepang yang kekayaannya terus merosot kini dari 15 miliar dolar AS menjadi maksimum 2 miliar dolar AS.
Yusaku Maezawa (44) miliarder Jepang yang kekayaannya terus merosot kini dari 15 miliar dolar AS menjadi maksimum 2 miliar dolar AS. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Tidak sedikit wanita Jepang mengatakan "kimochi warui", menjijikkan melihat komentar dan tingkah laku Maezawa akhir-akhir ini.

Penurunan popularitas Maezawa secara data terlihat dari postingan tweet-nya yang pertama kali tahun lalu bagi uang 100 juta yen dari tanggal 5-7 Januari 2019 mencapai 5,54 juta re-tweet.

Kini antara 1-7 Januari 2020 (waktu lebih lama) hanya 4,11 juta yang berarti waktu lebih lama malah berkurang 1,43 juta re-tweet dari masyarakat yang tampaknya mulai melihat egoisme berlebihan dari miliarder tersebut.

Miliarder fashion Jepang itu akan berangkat ke bulan tahun 2023 mendatang ternyata memulai hidupnya dari kesukaannya sebagai tukang kayu.

Baca: Yakuza Jepang Kelompok Ninkyo Yamaguchigumi Berubah Nama Menjadi Kizunakai

Baca: Pemain Bulutangkis Jepang Kento Momota Dijenguk Istri PM Malaysia di RS Pasca Kecelakaan

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved