Sudah 3 Rumah di Jepang Dihancurkan Sejak UU Tindakan Khusus Pembongkaran Rumah Kosong Diberlakukan

Sebuah rumah yang telah puluhan tahun kosong tak berpenghuni yang disebut Akiya, di Kitaku Tokyo dihancurkan mulai Selasa (14/1/2020).

Sudah 3 Rumah di Jepang Dihancurkan Sejak UU Tindakan Khusus Pembongkaran Rumah Kosong Diberlakukan
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Akiya atau rumah kosong di Kitaku Tokyo, Selasa (14/1/2020) sekitar jam 09.00 waktu Jepang mulai dihancurkan. 

Laporan Koresponden ‪Tribunnews.com‬, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah rumah yang telah puluhan tahun kosong tak berpenghuni yang disebut Akiya, di Kitaku Tokyo dihancurkan mulai Selasa (14/1/2020) sekitar jam 90.00 waktu Jepang.

"Rumah itu sudah lama sekali tak berpenghuni dan sejak 10 tahun lalu muncul komplain dari tetangga sekitar bahaya genting dan sebagainya bisa runtuh dan mengganggu sekitarnya," ungkap sumber Tribunnews.com, Selasa (14/1/2020).

Rumah ini adalah Akiya yang ketiga diruntuhkan berdasarkan UU Tindakan Khusus untuk Pembongkaran Rumah-Rumah yang Tidak Dihuni sejak diefektifkan pemerintah sekitar pertengahan tahun lalu.

Dengan UU baru tersebut memungkinkan pemerintah mengambil tindakan tegas untuk menghancurkan Akiya yang dianggap bisa mengganggu lingkungan sekitarnya, baik membahayakan sekitarnya, maupun misalnya menimbulkan bau tak sedap bagi sekitarnya.

Baca: Wakil PM Taro Aso Minta Maaf pada Masyarakat Terkait Ucapannya Jepang Satu Suku Bangsa

Baca: Mengapa Miliarder Jepang Yusaku Maezawa Mulai Kehilangan Kepercayaan dari Masyarakat?

Baca: Milyarder Jepang Cari Pendamping Wanita Single Diajak Kencan ke Bulan Pakai SpaceX, Ini Syaratnya

Pemilik rumah di Kitaku telah dicari pemerintah lewat pendaftaran yang ada, tetapi tidak ditemukan.

Menurut UU baru tersebut, pemerintah berhak untuk menghancurkan Akiya tersebut tanpa sepengetahuan pemilik rumah dan atau keluarganya setelah dikeluarkan surat peringatan sebelumnya.

Biaya pembongkaran sekitar 3 juta yen, ditanggung oleh Pemda Tokyo separuh dan separuh lagi ditanggung Pemda Kitaku.

Tahun 2033 jumlah Akiya di Jepang diperkirakan akan mencapai 19,55 juta rumah karena jumlah penduduk yang semakin berkurang dan tingkat usia penduduk rata-rata diperkirakan mencapai sekitar 70 tahunan.

Bagi penggemar Jepang dapat ikut diskusi dan info terakhir dari WAG Pecinta Jepang. Email nama lengkap dan nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved