Breaking News:

Virus Corona

Apakah Wabah Virus Corona Bisa Melambat setelah Wuhan Dikarantina? Sejumlah Ahli Beri Penjelasan

Sejumlah ahli memberikan penjelasan terkait apakah dikarantinya Wuhan bisa memperlambat wabah Virus Corona.

Xinhua/Chen Jing
ILUSTRASI - Sejumlah ahli memberikan penjelasan terkait apakah dikarantinya Wuhan bisa memperlambat wabah Virus Corona. 

TRIBUNNEWS.COM - Masih terlalu dini untuk mengambil kesimpulan dikarantinanya ibu kota Provinsi Hubei, Wuhan, bisa memperlambat penyebaran virus corona jenis baru (2019-nCoV).

Hal ini disampaikan spesialis kesehatan masyarakat di China.

Sebelumnya, beberapa ahli virologi menjelaskan, berdasarkan studi pendahuluan, masa inkubasi virus corona diperkirakan berlangsung dua minggu.

Studi tersebut menyebutkan, infeksi virus seharusnya sudah mulai melambat terhitung dua minggu sejak Wuhan di-lockdown.

SCMP merekam situasi Kota Wuhan pada Selasa (28/1/2020). Video tersebut diambil dari udara.
SCMP merekam situasi Kota Wuhan pada Selasa (28/1/2020). Video tersebut diambil dari udara. (SCMP)

Namun, para ahli lainnya mengatakan data yang masuk hingga saat ini belum memiliki kejelasan.

Dikutip Tribunnews dari South China Morning Post, Rabu (5/2/2020), pihak berwenang menutup Wuhan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus.

Penutupan tersebut dilakukan melalui cara menangguhkan perjalanan pesawat, kereta api, dan bus sejak Kamis (23/1/2020).

Namun, Wali Kota Zhou Xianwang pada Sabtu (26/1/2020) mengatakan, sebanyak lima juta penduduk Wuhan telah meninggalkan ibu kota Provinsi Hubei tersebut sebelum kota dikarantina.

Penangguhan perjalanan kemudian tak hanya diberlakukan di Wuhan saja, melainkan 15 kota di sekitarnya juga.

Seorang profesor biosekuriti global Universitas South Wales di Sydney, Raina McIntyre menyebutkan, secara teori, setiap upaya untuk mengurangi perjalanan harusnya efektif mencegah virus menyebar keluar area terdampak.

Halaman
1234
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved