Virus Corona

41 Orang Penumpang Kapal Pesiar Jepang Diamond Princess Terkena Virus Corona, 2 WNI Sehat

Semua 41 kasus yang dikonfirmasi adalah penumpang, di mana 21 adalah warga Jepang, 3 orang dengan usia 20-an sampai 40-an, 3 orang dengan usia 50-an,

41 Orang Penumpang Kapal Pesiar Jepang Diamond Princess Terkena Virus Corona, 2 WNI Sehat
Richard Susilo
Kapal pesiar Diamond Princess ingin berlabuh di dermaga Yokohama kemarin (6/2/2020) pagi sekitar jam 08:15 waktu Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan (MHLW) mengungkapkan kemarin (6/2/2020) dari 171 penumpang yang diperiksa dari kapal pesiar Diamond Princess, baru terdeteksi virus corona dan telah di karantina sebanyak 41 pasien dari kapal pesiar tersebut terinfeksi dengan coronavirus baru.

"Dari lebih dari 3.700 awak dan penumpang kapal pesiar, gejala-gejala seperti demam dan batuk, dan kontak dekat dengan orang yang bergejala pihak kementerian telah mengumpulkan sampel dan total 273 orang melakukan tes virus telah diselesaikan dan ditemukan 41 pasien terdeteksi terinfeksi virus Corona," ungkap sumber Tribunnews.com pagi ini (7/2/2020).

Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan telah memutuskan untuk mentransfer 41 kasus yang baru dikonfirmasi ke institusi medis di Tokyo, Saitama, Chiba, dan perfektur Shizuoka serta Kanagawa.

Semua 41 kasus yang dikonfirmasi adalah penumpang, di mana 21 adalah warga Jepang, 3 orang dengan usia 20-an sampai 40-an, 3 orang dengan usia 50-an, 8 orang dengan usia 60-an, dan 21 orang dengan usia 70-an.

Penderita yang terinfeksi virus Corona di keluarkan dari kapal pesiar Diamond Princess untuk di evakuasi di karantina di rumah sakit Yokohama.
Foto Richard Susilo
Penderita yang terinfeksi virus Corona di keluarkan dari kapal pesiar Diamond Princess untuk di evakuasi di karantina di rumah sakit Yokohama. Foto Richard Susilo (Richard Susilo)

Ada pula enam orang berusia 80-an. Selain itu, lainnya tidak terkena penyakit serius.

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan mensyaratkan agar sisa 3.700 penumpang dan penumpang tetap berada di pesawat dan tinggal di kabin mereka selama 14 hari pada prinsipnya.

Sementara itu dua orang WNI suami isteri dalam keadaan baik dan sehat hingga saat ini.

Dengan 41 orang tersebut berarti total 61 orang di Jepang terinfeksi virus Corona dalam karantina saat ini.

Menteri kesehatan Jepang Katsunobu Kato menyatakan bahwa total 61 infeksi telah dikonfirmasi pada konferensi pers pada pagi hari ini (7/2/2020).

"Benar 61 total kini telah dikonfirmasi berulang kali di ruang tertutup yang disebut kapal pesiar untuk waktu yang lama. Inilah hasilnya," tekan Menteri Kato.

Info lengkap dan diskusi Jepang bisa bergabung ke WAG Pecinta Jepang kirimkan email nama lengkap dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved