Virus Corona

BREAKING NEWS: 723 Korban Meninggal, Amerika Serikat Kucurkan Rp 1,3Triliun Tangkal Virus Corona

Pemberian bantuan berasal dari kritikan China yang menilai kebijakan AS berlebihan dalam krisis kesehatan virus corona ini.

BREAKING NEWS: 723 Korban Meninggal, Amerika Serikat Kucurkan Rp 1,3Triliun Tangkal Virus Corona
Kolase Tribunnews (twitter dan kemkes.go.id)
Bantu Kemenkes RI Edukasi Masyarakat Soal Virus Corona, Twitter Berikan Fitur Khusus Ini 4 

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING -- Jumlah kasus kematian akibat virus corona menyentuh angka 723 orang, hingga Sabtu pagi (8/2/2020).

Sementara jumlah kasus orang positif terjangkit virus 2019-nCoV sebanyak 34.598 orang, seperti dilaporkan CGTN.

Dikutip dari Channel News Asia, ada tambahan 86 kasus kematian dan 3.399 kasus positif di provinsi Hubei jika dibanding hari sebelumnya.

Baca: Rudy Halim Ajak Etnis Tionghoa Berjuang Bersama Majukan Indonesia

Meningkatnya jumlah korban pada wabah yang pertama kali menyebar di Kota Wuhan ini, membuat Amerika Serikat menawarkan bantuan kepada China dan negara terdampak lain.

Amerika Serikat siap mengucurkan dana sebesar 100 juta dollar atau setara Rp1,3 triliun.

Dilaporkan AFP, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengatakan, dana tersebut berasal dari pemerintah AS dan pihak swasta yang berkomitmen membantu pencegahan penyebaran virus corona.

Baca: Mantan Teroris Cemas Penyesalan WNI Eks ISIS Pura-pura dan Bikin Onar Lagi, Beberkan Contoh Kasusnya

"Kami mendorong semua negara berkomitmen dan bekerja sama untuk menangkal ancaman wabah virus corona yang kian hari kian meningkat," ucap Pompeo dalam sebuah pernyataan persnya.

Mantan Direktur Badan Intelejen Pusat CIA AS itu menuturkan, dana bantuan akan diberikan ke pemerintah China melalui organisasi internasional.

Bantuan lain yang akan diberikan negeri Paman Sam adalah 17,8 ton peralatan medis seperti masker, pakaian bedah, kain kasa, hingga alat pernafasan.

Baca: Polri Tak Akan Gelar Rekonstruksi Lanjutan Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

Pemberian bantuan berasal dari kritikan China yang menilai kebijakan AS berlebihan dalam krisis kesehatan virus corona ini.

Washington diketahui mengeluarkan kebijakan melarang setiap warga negara asing yang memiliki riwayat perjalanan ke China untuk menginjakan kaki ke Amerika Serikat.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved