Virus Corona

Penumpang Kapal Pesiar Jepang Diamond Princess Usia 80 Tahun Atau Lebih Boleh Pulang

Usia 80 tahun atau lebih apalagi sehat tidak terinfeksi virus corona, bisa segera meninggalkan kapal pesiar tersebut

Penumpang Kapal Pesiar Jepang Diamond Princess Usia 80 Tahun Atau Lebih Boleh Pulang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kapal Diamond Princess yang berlabuh di Teluk Yokohama, Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato siang ini (13/2/2020) menekankan bahwa penumpang usia 80 tahun atau lebih yang berada terutama di kamar tengah, tidak ada jendela ke luar, boleh segera pulang ke rumah masing-masing apabila tidak terkena virus corona.

"Usia 80 tahun atau lebih apalagi sehat tidak terinfeksi virus corona, bisa segera meninggalkan kapal pesiar tersebut," papar Menteri Kato dalam jumpa persnya.

Beberapa penumpang asing di kapal Diamond Princess (DP) sudah mulai resah saat ini karena kru dan bahkan petugas karantina sudah terinfeksi virus corona. Padahal kru yang membawa ke mana-mana makanan bagi para penumpangnya.

"Tambah lama kita disekap di dalam kapal ini rasanya yang sekarang kita sehat kemungkinan besar akan terkena virus corona jadinya. Jadi kalau bisa secepatnya dikeluarkan dari kapal ini, apalagi kru kapal yang selalu berputar di dalam pesawat sudah ada yang terinfeksi dan dialah yang jadi carrier bagi yang lain," ungkap sumber Tribunnews.com, seorang penumpang kapal Diamond Princess, Kamis (13/2/2020).

Penumpang ini pun telah menyurati kedutaannya meminta agar segera diturunkan dari kapalnya karena yang sekarang sehat malah jadi sakit kalau tidak segera diturunkan dari kapal.

"Syukurlah kalau memang sudah boleh turun kapal bagi yang tua-tua," tekan sumber itu lebih lanjut.

Penumpang itu pun segera memesan tiket pesawat begitu mendengar pengumuman pemerintah yang juga diumumkan oleh kapten kapal sore ini lewat pengeras suara internal kapal DP tersebut.

Info lengkap dan diskusi Jepang bisa bergabung ke WAG Pecinta Jepang kirimkan email nama lengkap dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved