Mosi Tidak Percaya Disampaikan Oposisi kepada Menteri Kehakiman Jepang Masako Mori

Empat partai oposisi Jepang bersama-sama menyerahkan kepada majelis rendah mosi ketidakpercayaan terhadap Menteri Kehakiman, Masako Mori.

Mosi Tidak Percaya Disampaikan Oposisi kepada Menteri Kehakiman Jepang Masako Mori
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Menteri Kehakiman Jepang, Masako Mori 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Empat partai oposisi Jepang bersama-sama menyerahkan kepada majelis rendah mosi ketidakpercayaan terhadap Menteri Kehakiman, Masako Mori.

Empat partai oposisi tersebut adalah demokrasi konstitusional, demokrasi nasional, komunisme, dan partai sosialis.

"Ada masalah dengan perpanjangan masa pensiun Jaksa Tinggi Hiromu Kurokawa. Resolusi juga untuk memberhentikan Yasufumi Tanahashi, ketua Komite Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (LDP), yang menyatakan bahwa proses pro-pemerintah sangat menonjol," ungkap sumber Tribunnews.com, Kamis (27/2/2020).

Baca: Sempat Dinyatakan Sembuh, Perempuan di Jepang Kembali Dinyatakan Positif Virus Corona

Baca: Korban Virus Corona di Kapal Pesiar Diamond Princess Jepang Tanggung Jawab Siapa?

Partai yang berkuasa dengan suara mayoritas di parlemen berencana untuk menolak kedua mosi tersebut pada sesi pleno majelis rendah sore hari.

Mori telah menjelaskan bahwa ia telah mengubah penafsiran hukum dari UU Layanan Publik Nasional dan telah memungkinkan jaksa untuk memperpanjang usia pensiun.

"Mori telah berusaha untuk memperpanjang usia pensiun dengan melompati tindak lanjut pemerintah dan menghindari hukum. Ia mengguncang fondasi sistem peradilan dan tidak dapat dimaafkan sebagai menteri hukum. Jelas bahwa dia belum menjalankan komite dengan seadil-adilnya," kata Jun Azumi, pimpinan partai oposisi Demokrat Konstitusional, Ketua tim Konstitusi partai oposisi kepada wartawan.

Menteri kehakiman Jepang Masako Mori di perdebatan parlemen Rabu ini (26/2/2020)
Menteri kehakiman Jepang Masako Mori di perdebatan parlemen Rabu ini (26/2/2020) (Kyodo)

Sebelum ini, partai yang berkuasa mengusulkan agar dewan komite anggaran majelis rendah memilih pada anggaran 2020 pada pertemuan komite sore hari ini tanggal 27 Februari 2020.

Partai-partai oposisi menolak, dengan mengatakan, "Kami tidak punya cukup waktu untuk berdiskusi."

Partai yang berkuasa siap untuk mengeksekusi, dan oposisi siap untuk melakukan perlawanan menyeluruh dengan mengajukan mosi tidak percaya tersebut.

Baca: Vitalia Sesha Mengaku Hanya Coba-Coba Narkoba Karena Pertemanan

Baca: BMKG Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 27-28 Februari 2020, Ada Siklon Tropis Ferdinand Bertekanan 960mb

Dengan mosi tidak percaya tersebut akan dilakukan voting dan dipastikan kalangan koalisi pemerintahan yang akan memenangkan voting Kamis (27/2/2020) sore ini.

Info lengkap dan diskusi Jepang bisa bergabung ke WAG Pecinta Jepang kirimkan email nama lengkap dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved