Virus Corona

Pertama Kali Misa Katolik di Jepang Dilaksanakan Lewat YouTube

Pertama kali dalam sejarah di Jepang misa katolik bersama seluruh warga Tokyo menggunakan YouTube atau internet diumumkan Kardinal Tokyo, Sabtu.

Pertama Kali Misa Katolik di Jepang Dilaksanakan Lewat YouTube
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Sebuah misa di gereja katolik di Tokyo 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Wabah virus corona di Jepang mengakibatkan 5 orang meninggal dunia. Sementara itu 6 penumpang kapal pesiar Diamond Princess juga meninggal.

Menghadapi kondisi ini gereja katolik di Jepang akhirnya meliburkan umatnya dari misa dan kegiatan di gereja.

Pertama kali dalam sejarah di Jepang misa katolik bersama seluruh warga Tokyo menggunakan YouTube atau internet diumumkan Kardinal Tokyo, Sabtu (29/2/2020).

Baca: Mengenal Muhyiddin, Perdana Menteri Malaysia yang Baru, Ayahnya Keturunan Bugis, Ibu Keturunan Jawa

Baca: Hasil Pemeriksaan 136 Pasien Terkait Virus Corona di Indonesia, Semua Negatif

"Mengantisipasi virus corona, menjauhkan dari kerumunan banyak orang, tidak menghalangi kita untuk bersyukur kepada Tuhan, marilah menggunakan internet untuk kemuliaan Tuhan," ungkap Kardinal Tokyo, Sabtu (29/2/2020).

Oleh karena itu semua gereja di Jepang kemarin menyebarluaskan lewat internet serta chatting adanya link (URL) untuk bisa mengikuti misa, berdoa bersama kepada Tuhan lewat:

https://tokyo.catholic.jp/

Misa diselenggarakan Minggu (1/3/2020) hari ini serta Minggu tanggal 8 Maret 2020 dimulai jam 10 pagi waktu Jepang (08.00 WIB).

Semua warga berdoa semoga wabah corona virus di dunia cepat berakhir dengan menyatukan hati berdoa bersama.

"Semoga saja persaudaraan dan kebahagiaan kita bersatu bersama, berdoa kepada Nya agar wabah virus corona ini secepatnya berakhir terutama di Jepang," ungkap Ikuko Aoyanagi, seorang warga katolik Tokyo kepada Tribunnews.com, Minggu (1/3/2020).

Info lengkap dan diskusi Jepang bisa bergabung ke WAG Pecinta Jepang kirimkan email nama lengkap dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved