Virus Corona

Angka Kematian Akibat Virus Corona Covid-19 Sebesar 3,4 Persen, Donald Trump: Angka Palsu

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sangsi dengan angka kematian global akibat virus corona atau Cobvid-19

New York Times
Iran menawarkan hadiah Rp 1,1 triliun untuk kepala Donald Trump. Sebut akan menyerang Gedung Putih. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sangsi dengan angka kematian global akibat virus corona atau Cobvid-19.

Trump pun tak setuju dengan Organisasi Keehatan Dunia (WHO) yang meyebut angka 3,4 persen pasien kasus Covid-19 dilaporkan berujung kematian.

Ia menyebut angka 3,4 persen sebagai angka palsu.

Foto Presiden Donald Trump Kembali ke Gedung Putih Langsung Menjadi Bahan Meme
Foto Presiden Donald Trump Kembali ke Gedung Putih Langsung Menjadi Bahan Meme (Twitter White House Photos @photowhitehouse)

Dikutip dari mothership.sg, Presiden AS Donald Trump tak sependapat dengan angka kematian global Covid-19 dari World Health Organisation (WHO) sebesar 3,4 persen.

Berbicara kepada pembawa acara Fox News, Sean Hannity pada 4 Maret, Trump menyatakan bahwa persentase itu tak benar.

Baca: 3 Wanita Berkelahi Gara-gara Tisu Toilet di Supermarket, Video Kaget Lihat Troli Penuh Timbunan

Baca: Prediksi China Wabah Virus Corona Covid-19 di Wuhan Habis Akhir Maret 2020, Daerah Lain Mulai Normal

"Saya pikir 3,4 persen benar-benar angka palsu," ucapnya.

Dia berpendapat, angka kematian di bawah 1 persen.

Sebagai gantinya, angkanya cenderung di bawah 1 persen, ia berspekulasi.

Trump mengatakan bahwa ada banyak orang dengan infeksi ringan yang juga sembuh.

"Sekarang, dan ini hanya dugaan saya, tetapi berdasarkan banyak percakapan dengan banyak orang, pasien hanya sakit ringan. Mereka akan menjadi lebih baik dengan sangat cepat. Mereka bahkan tidak mengunjungi dokter. Mereka bahkan tidak memanggil dokter. "

Halaman
1234
Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved