Iran Vs Amerika Memanas

Rentetan Roket Katyusha Serang Pangkalan Militer Dekat Baghdad, 3 Personel Koalisi Pimpinan AS Tewas

Sejumlah 18 roket Katyusha menghantam kamp militer Taji, Utara Baghdad, Irak pada Rabu (11/3/2020).

FOTO: EPA-EFE
Iran Saat melakukan ujicoba rudal jelajah di Laut Oman 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah 18 roket Katyusha menghantam kamp militer Taji, Utara Baghdad, Irak pada Rabu (11/3/2020).

Serangan roket tersebut melukai belasan orang dan tiga personel koalisi pimpinan Amerika Serikat di Irak tewas oleh roket Katyusha.

Mengutip Al Jazeera, pejabat senior dari pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump angkat bicara.

"Kami dengan cermat mengikuti situasi di Kamp Taji," kata pejabat itu.

"Penyelidikan dan investigasi tengah berlangsung," tambahnya.

Lebih jauh, Komandan militer Irak mengatakan, serangan roket tersebut adalah yang ke-22 terhadap pangkalan militer AS di Irak sejak akhir Oktober 2020.

Sejumlah 18 roket Katyusha menghantam kamp militer Taji
Sejumlah 18 roket Katyusha menghantam kamp militer Taji, Utara Baghdad, Irak pada Rabu (11/3/2020).

Secara terpisah, Kolonel Angkatan Darat AS Myles Caggins yang juga juru bicara militer AS di Irak angkat bicara melalui cuitan Twitter.

Ia mengatakan lebih dari 15 roket kecil menghantam pangkalan militer di Taji.

Namun, Kolonel Myles Caggin tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait roket tersebut.

"Koalisi mengkonfirmasi lebih dari 15 roket kecil berdampak pada pangkalan Camp Taji Irak yang menampung pasukan Koalisi, 11 Maret pukul 19:35 (Waktu Irak)," kata Kolonel Myles B. Caggins III, juru bicara koalisi, di Twitter.

Halaman
123
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved