500 Miliar Yen Dipasok Bank Sentral Jepang ke Pasar Keuangan Karena Indeks Saham Jatuh

Bank of Japan akan memasok dana sedikitnya 500 miliar yen ke pasar untuk mengurangi volatilitas pasar.

500 Miliar Yen Dipasok Bank Sentral Jepang ke Pasar Keuangan Karena Indeks Saham Jatuh
Foto NHK
Bank Sentral Jepang (BOJ) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Ketika harga saham global terus anjlok karena penyebaran coronavirus baru, Bank of Japan (BOJ) atau Bank Sentral Jepang mengumumkan pada jam 09.30, Jumat (13/3/2020) memasok dana sedikitnya 500 miliar yen ke pasar untuk mengurangi volatilitas pasar.

"Penyebaran virus corona baru telah meningkatkan kekhawatiran tentang masa depan ekonomi global, menyebabkan harga saham Dow Jones Average jatuh ke rekor tertinggi di Pasar Saham New York, dan Nikkei Average di pasar Tokyo turun lebih dari 1.800 yen untuk sementara waktu," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (13/3/2020).

Baca: Siwon Mengaku Bersyukur Kenal Sosok Raffi Ahmad, Nagita Slavina Heran: Nggak Kebalik Ya

Baca: Presiden AS Donald Trump Perintahkan Pentagon Balas Serangan Mematikan di Pangkalan Irak

Baca: Cabuli 8 Siswa Selama 5 Bulan Lamanya, Begini Rayuan Maut Guru SD di Surabaya

Dalam keadaan ini, BOJ mengumumkan pada jam 09.30 pagi waktu Jepang bahwa akan memberikan 500 miliar yen kepada pasar keuangan dengan membeli obligasi pemerintah.

"Kami mengumumkan pendanaan dengan cara yang sama pada tanggal 2 dan 3 Maret ini dan kami ingin mengurangi gejolak pasar dengan menyediakan sebanyak mungkin dana," ujarnya.

BOJ juga secara aktif membeli Exchange Traded Fund atau ETF (trust investasi terdaftar), yang terdiri dari sejumlah besar saham dalam upaya untuk menghentikan penurunan harga saham, dan telah menginvestasikan 510 miliar yen di pasar saham Jepang dari tanggal 2 hingga 12 Maret kemarin.

FOTO ILUSTRASI - Karyawan Kota Istanbul mengenakan alat pelindung di gerbong kereta bawah tanah untuk mencegah penyebaran COVID-19, yang disebabkan oleh virus corona, di Istanbul pada 12 Maret 2020.
FOTO ILUSTRASI - Karyawan Kota Istanbul mengenakan alat pelindung di gerbong kereta bawah tanah untuk mencegah penyebaran COVID-19, yang disebabkan oleh virus corona, di Istanbul pada 12 Maret 2020. (Yasin AKGUL / AFP)

BOJ akan terus memasok dana sambil memantau kondisi pasar keuangan lebih lanjut.

"Apabila dibutuhkan, pasokan dana akan terus dilakukan ke pasar keuangan Jepang lebih lanjut," kata dia.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved